BREAKING NEWS
 

Dongkrak Investasi Maritim

Kemenhub Teken Tiga Perjanjian Strategis

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Senin, 21 Oktober 2024 07:35 WIB
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Antoni Arif Priadi. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meneken tiga perjanjian strategis, demi mengoptimalkan kualitas pelayanan kepelabuhanan di Indonesia.

Perjanjian tersebut men­cakup Adendum Kelima Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Pelabuhan Patimban, Jawa Barat, serta dua Perjanjian Konsesi pada Termi­nal PT Satya Amerta Havenport di Pelabuhan Kolonedale, dan Terminal PT Samas Port di Pelabuhan Teluk Palu.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Antoni Arif Priadi mengatakan, penandatanganan ini merupakan tonggak penting dalam pengem­bangan infrastruktur pelabuhan dan peningkatan layanan ke­pelabuhanan di Indonesia.

Baca juga : Prabowo Kudu Jadi Panglima

Ini adalah bukti nyata dari komitmen Pemerintah untuk terus memperkuat jaringan lo­gistik dan konektivitas maritim di Indonesia.

“Penandatanganan Adendum Pelabuhan Patimban memastikan proyek ini tetap berjalan dengan lancar meskipun menghadapi tantangan ekonomi global,” kata Antoni dalam keterangan resminya, Minggu (20/10/2024).

Dia menuturkan, Pelabuhan Patimban yang strategis memi­liki peran penting dalam mendu­kung distribusi logistik nasional, terutama dalam ekspor otomotif dan barang industri lainnya.

Baca juga : Bersepeda Itu Lebih Sehat

Menurutnya, perjanjian KPBU dengan PT Pelabuhan Patimban Internasional pertama kali ditan­datangani pada 2021 dan telah mengalami 4 kali perubahan atau Adendum.

Tantangan finansial yang di­hadapi oleh proyek ini, terutama diakibatkan fluktuasi ekonomi.

“Untuk itu, Adendum Kelima ini penting untuk memastikan pembiayaan dan operasional proyek tetap berjalan sesuai ren­cana, sehingga proyek ini dapat berfungsi optimal,” jelasnya.

Baca juga : Petahana Tak Pusingkan Kampanye Kotak Kosong

Adendum Kelima ini, kata Antoni, menekankan kembali pentingnya memastikan ter­penuhinya pembiayaan proyek untuk menjamin kelancaran pelaksanaan proyek.

Juga, meningkatkan kredi­bilitas proyek dan kepercayaan investor, memastikan keber­lanjutan operasional dan untuk memenuhi komitmen perjanjian dan legalitas.

Kemudian, Perjanjian Konsesi Pelayanan Jasa Kepelabuhanan antara Kementerian Perhubungan dengan 2 BUP swasta yaitu, PT Satya Amerta Haven­port yang berlokasi di Pelabuhan Kolonedale dengan nilai investasi mencapai Rp 4,87 triliun dan masa konsesi selama 35 tahun.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense