RM.id Rakyat Merdeka - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meneken tiga perjanjian strategis, demi mengoptimalkan kualitas pelayanan kepelabuhanan di Indonesia.
Perjanjian tersebut mencakup Adendum Kelima Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Pelabuhan Patimban, Jawa Barat, serta dua Perjanjian Konsesi pada Terminal PT Satya Amerta Havenport di Pelabuhan Kolonedale, dan Terminal PT Samas Port di Pelabuhan Teluk Palu.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Antoni Arif Priadi mengatakan, penandatanganan ini merupakan tonggak penting dalam pengembangan infrastruktur pelabuhan dan peningkatan layanan kepelabuhanan di Indonesia.
Baca juga : Prabowo Kudu Jadi Panglima
Ini adalah bukti nyata dari komitmen Pemerintah untuk terus memperkuat jaringan logistik dan konektivitas maritim di Indonesia.
“Penandatanganan Adendum Pelabuhan Patimban memastikan proyek ini tetap berjalan dengan lancar meskipun menghadapi tantangan ekonomi global,” kata Antoni dalam keterangan resminya, Minggu (20/10/2024).
Dia menuturkan, Pelabuhan Patimban yang strategis memiliki peran penting dalam mendukung distribusi logistik nasional, terutama dalam ekspor otomotif dan barang industri lainnya.
Baca juga : Bersepeda Itu Lebih Sehat
Menurutnya, perjanjian KPBU dengan PT Pelabuhan Patimban Internasional pertama kali ditandatangani pada 2021 dan telah mengalami 4 kali perubahan atau Adendum.
Tantangan finansial yang dihadapi oleh proyek ini, terutama diakibatkan fluktuasi ekonomi.
“Untuk itu, Adendum Kelima ini penting untuk memastikan pembiayaan dan operasional proyek tetap berjalan sesuai rencana, sehingga proyek ini dapat berfungsi optimal,” jelasnya.
Baca juga : Petahana Tak Pusingkan Kampanye Kotak Kosong
Adendum Kelima ini, kata Antoni, menekankan kembali pentingnya memastikan terpenuhinya pembiayaan proyek untuk menjamin kelancaran pelaksanaan proyek.
Juga, meningkatkan kredibilitas proyek dan kepercayaan investor, memastikan keberlanjutan operasional dan untuk memenuhi komitmen perjanjian dan legalitas.
Kemudian, Perjanjian Konsesi Pelayanan Jasa Kepelabuhanan antara Kementerian Perhubungan dengan 2 BUP swasta yaitu, PT Satya Amerta Havenport yang berlokasi di Pelabuhan Kolonedale dengan nilai investasi mencapai Rp 4,87 triliun dan masa konsesi selama 35 tahun.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.