BREAKING NEWS
 

Warning Para Petugas Haji

Menag: Fokus Layani Jemaah

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : AULIA DARWIS
Minggu, 27 April 2025 07:30 WIB
Menag Nasaruddin Umar. (Foto: Dok. Kemenag).

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengingatkan seluruh petugas haji, agar berfokus melayani jemaah.

“Saya ingin mengingatkan dan menegaskan kembali, agar kita semua, dan seluruh petugas haji berfokus melayani jemaah,” tegas Menag dalam keterangan resminya, di Jakarta, Sabtu (26/4/2025).

Imam Besar Masjid Istiqlal ini menilai, seluruh petugas haji harus memiliki perspektif untuk mendahulukan kepentingan jemaah.

Hal ini dilakukan untuk mewujudkan perjalanan haji yang aman, nyaman, serta mencapai kemabruran bagi para jemaah.

Baca juga : Hadapi Tantangan Global, Banteng: Revitalisasi Semangat KAA 1955

Dia meminta Petugas Haji tidak egois, sibuk melakukan ibadah personal saja. Misalnya, membaca Qur’an lima juz dalam sehari.

“Jangan sampai saya mendengar kalau petugasnya sibuk mencari pahala dengan ibadah sendiri tapi menelantarkan jemaah. Itu bukannya pahala didapat, tapi malah dosa,” ingat Nasaruddin.

Ia juga meminta seluruh jajarannya untuk memberikan layanan terbaik kepada jemaah sejak di embarkasi.

Dia meminta semua petugas menyambut jemaah dengan senyum, agar memberikan energi positif di awal keberangkatan.

Baca juga : Kerja Di Luar Negeri Bisa Makmur, Kemen P2MI Minta Sesuai Prosedur

“Ini harus jadi perhatian seluruh Kakanwil dan Kepala UPT,” imbaunya.

Selain itu, Nasaruddin juga meminta agar pemberangkatan perdana jemaah di tiap daerah menjadi momentum spesial. Dia pun mendorong pelibatan kepala daerah, DPRD, dan instansi terkait dalam pelepasan jemaah.

“Ciptakan suasana khidmat dan meriah. Siapkan antisipasi jika hujan, termasuk tenda untuk para tamu undangan. Kesan awal ini penting,” pesan Nasaruddin.

Direktur Riset Lembaga Kajian Kurikulum dan Kebijakan Pendidikan Universitas Indonesia (LK3P UI) Farhan Muntafa mengatakan, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah terus memperkuat kualitas layanan ibadah haji melalui sistem Penilaian Kinerja Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Tahun 2025.

Adsense

Baca juga : Negara Tidak Boleh Kalah Dengan Aksi Premanisme

“Sistem penilaian berbasis data ini penting sebagai upaya transformasi layanan haji yang profesional, akuntabel, dan berdampak langsung pada kepuasan jemaah,” kata Farhan.

Menurutnya, sistem penilaian kinerja ini menerapkan metode gabungan kuantitatif dan kualitatif dengan dukungan aplikasi E-Penkin dan Kobo Toolbox.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense