Sebelumnya
Terawan menuturkan, RSPPN kini mulai menarik perhatian pasien luar negeri. “Sudah terbukti, pasien dari luar negeri mulai berdatangan. Minggu lalu sudah ada yang datang dan minggu depan pun sudah ada jadwal pasien dari luar negeri,” ungkapnya.
Mantan Menteri Kesehatan itu berharap, RSPPN dapat terus berkembang menjadi rumah sakit berkelas dunia serta menjadi pusat riset kesehatan di Indonesia.
“Saya harap layanan ini dapat mendorong budaya riset dan pengembangan (research and development) di bidang kesehatan nasional,” harapnya.
Baca juga : Tentang Maklumat, Prabowo Menginginkan Kader Gerindra Kompak
Layanan immunotherapy nusantara berbasis teknologi sel dendritik autologous, yakni sel imun yang berasal dari darah pasien sendiri. Pendekatan ini bertujuan memodulasi sistem kekebalan tubuh untuk melawan berbagai penyakit, seperti Covid-19, Hepatitis B, HIV dan beberapa jenis kanker.
Sistem imun manusia terdiri dari tiga lapisan. Salah satunya adalah respons imun adaptif, mekanisme pertahanan tubuh yang membentuk memori terhadap patogen. Begitu tubuh terpapar kembali, sistem ini dapat bereaksi lebih cepat melalui aktivasi sel T, sel B, dan antibodi.
“Imunoterapi sel dendritik merupakan pendekatan inovatif dalam pengobatan berbagai penyakit, termasuk pencegahan Covid-19, penyakit autoimun dan diabetes tipe 2,” jelas Terawan.
Baca juga : Golkar Jabar: Prabowo Torehkan Sejarah Baru
Menurutnya, penelitian dan uji klinis terus dilakukan untuk mengeksplorasi manfaat dan efektivitas terapi tersebut.
“Berbagai studi, baik telaah pustaka, laporan kasus, maupun uji klinis, telah kami lakukan untuk mengkaji potensi imunoterapi sel dendritik dalam menangani beragam kondisi medis,” tutupnya. ASI
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 8, edisi Selasa, 11 November 2025 dengan judul "Luncurkan Immunotherapy Nusantara Dan DSA Sjafrie: Terbuka Untuk Umum, Tak Hanya TNI"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.