Sebelumnya
Garuda Spark menargetkan lahirnya 4 juta talenta digital dan technopreneur baru dari berbagai daerah. Pemerintah ingin pusat inovasi tak hanya bertumpu di Jakarta, tetapi menyebar ke kota-kta lain. Bandung disiapkan sebagai titik awal pengembangan ekosistem startup digital. Jakarta berfokus pada bisnis berkelanjutan, sementara Medan diarahkan pada adopsi teknologi pertanian, pangan, dan produk konsumen.
Program ini juga mendorong penggunaan produk kecerdasan artifisial dalam negeri agar Indonesia mampu bersaing dengan pemain global. Untuk pelaksanaannya, Kemkomdigi menggandeng sejumlah mitra, antara lain Telkomsel, Microsoft, Indosat Ooredoo Hutchison, dan perguruan tinggi untuk menyediakan infrastruktur dan pelatihan keterampilan.
Rektor ITB Prof. Tatacipta Dirgantara mengatakan, kehadiran AI Innovation Hub penting untuk memastikan riset dan pengembangan teknologi menghasilkan manfaat konkret. Ia berharap pusat inovasi ini menjadi jembatan antara laboratorium, pelaku industri, dan masyarakat.
Baca juga : Ajak Parpol Koalisi Sinergi, AHY: Presiden Prabowo Sudah Benar Urus Bencana
“AI Innovation Hub akan menjadi katalis riset yang aplikatif yang relevan, berdampak, dan berkelanjutan,” ujar Tatacipta, Oktober lalu.
Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memproyeksikan ekonomi digital dapat menyumbang lebih dari 5 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pada 2030. Ia menilai akselerasinya bersifat eksponensial, ditopang transaksi e-commerce, uang elektronik, dan investasi pusat data.
Menurut dia, e-commerce sejauh ini menjadi mesin utama ekonomi digital. Pada 2024, transaksi e-commerce mencapai sekitar 65 miliar dolar AS atau Rp 1.040 triliun, sekitar 70 persen dari total ekonomi digital. Pertumbuhan uang elektronik bahkan sudah mengalahkan kartu kredit dan debit.
Baca juga : Gerindra Jabar Larang Kadernya Berhura-hura
Josua menekankan, pertumbuhan itu hanya akan berkelanjutan jika infrastruktur digital diperkuat. Dari perluasan jaringan, Palapa Ring, hingga pembangunan pusat data di Jakarta, Surabaya, dan Batam. “Tanpa infrastruktur, semua ambisi digital akan mandek. Infrastruktur dan SDM adalah kunci,” kata Josua.
Lindungi Anak Di Ruang Digital
Pilar terakhir adalah Terjaga. Pemerintah ingin memperkuat perlindungan ruang digital dari kejahatan siber, kebocoran data, sampai ancaman infrastruktur kritikal. Kemkomdigi mengingatkan, pertumbuhan digital tanpa keamanan akam membawa mudarat. Karena itu, perlindungan data pribadi, keamanan infrastruktur kritikal, termasuk Pusat Data Nasional dan data strategis negara, harus menjadi prioritas.
Kemkomdigi juga menyoroti perlindungan anak di ruang digital sebagai tren global. Dia mencontohkan Australia yang mulai membatasi akses bagi anak di bawah 16 tahun.
Baca juga : Pasca Ade Kuswara Ditangkap, KPK Menduga Ada Perintah Penghapusan Pesan Singkat
Indonesia telah memiliki Peraturan Pemerintah Nomor 17/2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau PP Tunas sejak Maret 2025. Beleid tersebut kini memasuki masa transisi bersama platform digital besar agar implementasinya efektif pada Maret 2026. “Aturannya sudah jadi, konsultasi publik selesai. Targetnya tahun depan mulai jalan,” kata Meutya.
Pengamat keamanan siber Vaksincom, Alfons Tanujaya, menilai PP TUNAS sebagai alat penting membentengi anak dari konten berbahaya. Ia mencontohkan dua kutub global. China sukses menahan paparan digital lewat kontrol ketat, sementara negara-negara Barat pernah membiarkan akses tanpa pagar dan kini kewalahan. Faktor utamanya, kata Alfons, ada di kemampuan kognitif anak yang belum bisa menakar risiko. “Media sosial lebih banyak mudaratnya bagi anak di bawah umur,” ujarnya.
Menurut Alfons, situasi di Indonesia jauh lebih genting karena paparan judi online, kekerasan, pornografi, dan radikalisme tersedia tanpa filter. Menurut dia, perlu tekanan terhadap platform digital agar ikut bertanggung jawab, bukan sekadar membuka akses. Karena itu, mendukung penuh penerapan PP TUNAS. “Kalau tidak, paparan digital tidak sehat akan menghancurkan generasi,” tegasnya. [JAR/BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.