BREAKING NEWS
 

Kunjungi Papua, Gibran Cek Sekolah Hingga Borong Ikan

Reporter : FAQIH MUBAROK
Editor : UJANG SUNDA
Rabu, 14 Januari 2026 08:28 WIB
Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 41 Biak Numfor, Papua, Selasa (13/1/2026). (Foto: Dok. Setwapres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka kembali mengunjungi beberapa wilayah di Papua. Gibran melakukan beragam aktivitas, dari mengecek sekolah hingga memborong ikan.

Gibran berangkat ke Bumi Cenderawasih itu, Selasa (13/01/2026) pagi dari Bandar Udara Halim Perdanakusumah, Jakarta. Ikut mendampingi, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, dan Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Wanggai.

Tiba di Bandara Kaisepo, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Gibran turun dari pesawat dengan mengenakan tas noken tradisional Papua. Putra sulung Presiden ke-7 RI Jokowi ini, langsung menyalami sejumlah pejabat yang telah menunggu, seperti Gubernur Papua Matius Derek Fakhiri.

Kedatangan Gibran juga disambut tarian tradisional Yospan yang diiringi alat musik tifa dari Sanggar Silva Kehutanan. Gibran menyapa para penari dengan ramah.

Mengawali rangkaian kunjungannya, Gibran meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 41 Biak Numfor. Dia berkeliling meninjau satu persatu kelas di SRMA yang memiliki 97 siswa itu. Gibran juga mengecek asrama, laboratorium komputer, ruang makan beserta dapurnya, serta auditorium. 

Saat berkeliling, Gibran berinteraksi dengan kepala sekolah, guru, dan siswa. Selanjutnya, melakukan foto bersama di halaman sekolah.

Kepada Gibran, Kepala SRMA 41 Biak Samuel Franklyn Yawan melaporkan perkembangan operasional hingga pemenuhan kebutuhan peserta didik. Sekolah ini sudah beroperasi sekitar enam bulan dan menjadi harapan besar bagi keluarga kurang mampu di wilayah Biak Numfor.

Baca juga : Presiden Prabowo Menginap di IKN

"Sekolah Rakyat ini jawaban Tuhan untuk keluarga kurang mampu. Baru di masa Bapak Presiden Prabowo, program seperti ini bisa terwujud," ucap Samuel.

Dia menjelaskan, pemenuhan fasilitas dilakukan bertahap. Sekolah kini telah memiliki dapur yang memadai, perangkat pembelajaran digital seperti laptop dan smartboard di setiap kelas, serta kelengkapan seragam siswa, mulai dari pakaian harian hingga batik.

"Sekarang fasilitas sudah cukup lengkap. Meski kami saat ini kekurangan guru sekitar sepuluh orang," ungkapnya.

Guru Bahasa Inggris SRMA 41 Biak Nanda Restu Saifin Nuhai ikut memberi laporan. Dia menjelaskan, para siswa belajar reguler di sekolah dari pagi sampai sore. Kemudian dilanjutkan pembinaan di asrama bersama para wali asuh. Dia melihat, semangat belajar siswa cukup tinggi.

"Semangat mereka sangat baik. Bahkan sudah ada yang ikut kegiatan di tingkat Papua, khususnya di bidang seni," ungkapnya.

Adsense

Salah satu siswa kelas X A, Ricky Yansen K. Siri bangga dan bersyukur dapat belajar di Sekolah Rakyat setelah sebelumnya terkendala biaya pendidikan. "Saya bangga sekali. Terima kasih Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden, saya bisa sekolah dan tak perlu keluar biaya," ucapnya.

Gibran menegaskan, kunjungannya ini ingin memastikan penyelenggaraan pendidikan berjalan dengan baik dan benar-benar menjangkau anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dia menerangkan, Sekolah Rakyat memiliki peran penting membuka akses pendidikan yang setara, membangun karakter, serta menyiapkan generasi muda Papua agar memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Baca juga : Terharu Saat Peresmian 166 Sekolah Rakyat, Mensos Menangis di Hadapan Prabowo

"Penguatan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari arahan langsung Presiden Prabowo Subianto," ucapnya.

Dari SRMA 41 Biak, Gibran dan rombongan bergeser ke Pasar Ikan Fandoi. Kedatangan Gibran disambut antusias warga. Mereka berebut bersalaman dan berfoto sejak Gibran turun dari mobil. Gibran pun meladeninya dengan ramah. 

Gibran lalu berkeliling meninjau kondisi pasar tradisional tersebut. Saat berada di salah satu lapak milik mama-mama penjual ikan, Gibran memborong ikan baronang dan ikan panjang senilai Rp 600.000. Selain ikan, Gibran juga memborong sayur-sayuran.

Di pasar ini, Gibran sempat menyerahkan bantuan paket sembako kepada para pedagang dan warga. Saat pembagian bantuan, banyak warga meneriakkan nama Gibran. Salah satu pedagang Pasar Fandoi, Gustaf Apiem. Dia terharu dan bangga atas kunjungan Girban. Kata dia, baru kali ini pasar tersebut dikunjungi langsung oleh Wapres. "Kami bangga luar biasa," ujar Gustaf.

Musa, pedagang lainnya, berharap pasar menjadi semakin nyaman dan bagus. Musa sempat menitipkan salam untuk Jokowi ke Gibran. "Titip salam untuk Pakde Jokowi," imbuhnya.

Gibran memastikan, penguatan ekonomi nelayan dilakukan terintegrasi, sejalan dengan penugasan Presiden Prabowo untuk membangun Kampung Nelayan sebagai pusat produksi, pengolahan, dan pemasaran perikanan rakyat.

Kampung Nelayan yang tengah dibangun di Biak diharapkan terhubung langsung dengan pasar rakyat seperti Pasar Ikan Fandoi. Sehingga perbaikan fasilitas, kelancaran distribusi, dan peningkatan daya saing produk perikanan lokal dapat berjalan beriringan.

Baca juga : Diguyur Hujan Deras Sejak Pagi, Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut

Gibran yang juga meninjau langsung operasional cool storage di Kawasan Pasar Ikan Fandoi. Dia menekankan pentingnya menjaga mutu hasil perikanan sebagai kunci untuk memperluas akses pasar ekspor. "Mutu harus dijaga agar hasil perikanan nelayan dapat menembus pasar ekspor," pesannya.

Gubernur Papua Matius Derek Fakhiri mengapresiasi kunjungan Gibran. Dia yakin, kunjungan ini amat berdampak bagi Papua. "Kehadiran Wapres tanpa sekat memberikan kesan mendalam bahwa Pemerintah Pusat hadir merasakan kesulitan warga di daerah," ucapnya.

Usai rangkaian kegiatan di Biak Numfor, Gibran beserta rombongan bertolak kembali dari Bandara Frans Kaisiepo menuju Wamena, Jayawijaya, Papua Pegunungan menggunakan pesawat Hercules TNI Angkatan Udara. Di sana, Gibran melakukan serangkaian kegiatan, dari berinteraksi dengan generasi muda, meninjau aktivitas ekonomi masyarakat, sampai bersilaturahmi dengan unsur Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Melalui kunjungan kerja ini, Gibran menegaskan komitmen Pemerintah terus hadir di Tanah Papua, memastikan pembangunan berjalan inklusif, serta mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penguatan sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan keamanan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense