RM.id Rakyat Merdeka - Menteri BUMN Erick Thohir meminta seluruh BUMN untuk tidak memperhitungkan untung-rugi dalam menjalankan bisnisnya, bila itu ditujukan untuk kepentingan rakyat.
Menurutnya, BUMN wajib hadir di tengah rakyat yang sedang membutuhkan.
"Kalau ini sebuah kebijakan, seperti membangun ini (ruang fasilitas khusus), kita jangan mikir untung-ruginya. Yang tidak boleh, rugi karena oknum. Itu yang namanya korupsi," ujar Menteri Erick dalam kunjungannya ke Rumah Sakit Pertamina Jaya (RSPJ), Jakarta, Rabu (11/3).
Baca juga : Kerja Politik Jangan Hitung Untung Rugi
"Kalau rugi karena kebijakan untuk menanggulangi sebuah keputusan demi rakyat, ya tidak apa-apa," imbuhnya.
Menteri Erick menuturkan, selain ruang fasilitas khusus di rumah sakit, salah satu yang juga menjadi perhatian saat ini adalah ketersediaan masker di masyarakat, dalam rangka menahan laju penyebaran virus Corona atau Covid-19.
"Kemarin, kita memastikan harga masker Rp 2.000 per lembar. Kalau masalah ketersediaan, memang up and down. Untuk masker, kita sedang cari solusi," ucapnya.
Baca juga : PGN Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Jakarta
Ditegaskan, BUMN memiliki tiga tugas penting. Yakni menjaga keamanan energi (security energy), keamanan pangan (security food), dan keamanan kesehatan (security health).
"Dengan jumlah penduduk yang semakin besar, isu kesehatan akan menjadi hal yang mahal. Apalagi nanti, 20-30 tahun lagi menjadi tua," katanya.
Sebelumnya, Menteri Erick memerintahkan BUMN farmasi untuk menjaga ketersediaan stok dan menjaga stabilitas harga hand sanitizer di tengah merebaknya Covid-19.
Baca juga : BI Sempurnakan Ketentuan Lalu Lintas Devisa
BUMN farmasi juga diminta untuk mempertahankan ketersediaan stok dan menjaga stabilitas harga masker maupun alat pelindung diri. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.