Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menko Luhut: Investasi Jangan Lihat China Atau Amerika
Rabu, 6 November 2019 19:36 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melakukan pertemuan dengan Menteri Perdagangan Amerika Serikat (AS) Wilbur Ross di kantornya, Rabu (6/11).
Pertemuan itu membahas masalah investasi dan perdagangan kedua negara. Dalam pertemuan ini, Luhut ditemani Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dan Wakil Menteri Luar Negeri Mehendra Siregar. Mendag AS Wilbur Ross juga tak tanggung-tanggung membawa 25 bos perusahaan asal negeri Paman Sam seperti Honeywell, Tesla, Qualcomm, dan Citibank.
Baca juga : KPK Diminta Luhut untuk Awasi Permasalahan Bijih Nikel
Pertemuan dilakukan hampir selama satu jam. Luhut mengungkapkan, diskusinya dengan Mendag AS berjalan baik dan semua diterima tanpa ada hambatan.
"Saya minta jangan melihat China, jangan melihat AS karena sekarang dunia sudah mulai terintegrasi. Tesla saja datang ke China untuk membeli bahan untuk produksi Baterai Lithium di AS, sedangkan bahan baku baterai produksi yang dilahirkan di China itu mengambil dari Indonesia. Jadi, saya bilang sama Tesla kenapa kalian tidak sama-sama investasi di kita. Presiden pun meminta untuk integrated industries," tuturnya.
Baca juga : Bamsoet: Kontestasi Sudah Selesai, Saatnya Bersatu
Luhut menjelaskan, ada beberapa isu yang dibahas salah satunya bidang energi. Menurutnya, ke depan akan lebih banyak memanfaatkan produk diesel dalam negeri.
"Jadi kita akan bekerja sama di bidang teknologinya. Ini karena mereka mempunyai teknologi yang advance dan ini kita bisa manfaatkan untuk kita bisa menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi,” ujarnya. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya