BREAKING NEWS
 

Bangun Kolaborasi Untuk Perkuat Daya Saing

Wamen Irene: Ekraf Tak Boleh Ada Dalam Bubble

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : WIDIA SAPUTRA
Kamis, 21 Mei 2026 06:55 WIB
Wakil Menteri Ekonomi KreatifWakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (WamenkrafWaka Bekraf) Irene Umar. Foto: Dok. Kemenkraf/Bekraf

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenkraf/Bekraf) mendorong pelaku industri kreatif membangun kolaborasi lintas subsektor. Hal ini agar ekosistem ekonomi kreatif nasional untuk memperkuat daya saing industri kreatif Indonesia di tengah persaingan global.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenkraf/Waka Bekraf) Irene Umar mengatakan, kolaborasi lintas subsektor kini menjadi kebutuhan untuk menciptakan ekosistem kreatif nasional yang lebih inklusif, inovatif, dan mampu membuka peluang ekonomi baru.

“Subsektor ekonomi kreatif tidak boleh berada di dalam bubble (lingkaran)nya sendiri.

Kami ingin komunitas lintas sektor bisa duduk bersama, berdiskusi, dan membangun kolaborasi yang melahirkan ide serta inovasi baru,” ujar Irene dalam keterangan resminya, Rabu (20/5/2026).

Dijelaskan, penguatan ekosistem kreatif dapat dilakukan melalui berbagai ruang kolaborasi. Salah satunya lewat penyelenggaraan festival kreatif yang mempertemukan berbagai komunitas dan subsektor industri.

Baca juga : 5 Ketum Parpol Hadiri Pidato Presiden Di DPR

Festival semacam itu tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi wadah pertukaran ide, promosi karya, hingga pengembangan jejaring bisnis kreatif.

Salah satu contoh yang disebut Irene adalah penyelenggaraan Inkverse Festival yang menghadirkan kolaborasi lintas subsektor kreatif. Dalam ajang tersebut, pelaku industri body art tidak hanya menampilkan karya seni personal, tetapi juga menggandeng subsektor lain seperti musik, fotografi, hingga otomotif.

Ajang ini dinilai menarik, karena body art tidak hanya hadir sebagai karya personal, tetapi juga menggunakan otomotif sebagai medium seni.

Adsense

Ada juga kolaborasi dengan komunitas dan brand motor internasional seperti Harley-Davidson, ada fotografer yang mendokumentasikan karya, dan harapannya juga hadir storyteller yang mampu mengangkat makna di balik setiap desain yang ditampilkan.

Menurut Irene, ketika berbagai subsektor saling terhubung, nilai ekonomi yang tercipta juga akan semakin besar karena satu karya dapat berkembang menjadi produk lintas industri.

Baca juga : Pramono & Andra Soni Sepakat Perkuat Sinergi

Selain mendorong kolaborasi, Irene juga mengingatkan pentingnya pelindungan karya kreatif melalui pendaftaran hak Kekayaan Intelektual (HKI), terutama bagi pelaku ekonomi kreatif di subsektor desain komunikasi visual dan body art.

Dia menilai, kesadaran terhadap HKI masih perlu terus diperkuat agar karya kreatif tidak mudah disalahgunakan dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat fondasi ekonomi kreatif berbasis intellectual property (IP), sekaligus mendorong para kreator lebih percaya diri dalam mengembangkan karya mereka ke pasar nasional maupun internasional.

Project Director Maxdecal sekaligus penyelenggara “Inkverse” Nofian Hendra menjelaskan, Inkverse lahir dari gagasan, tinta menjadi benang merah yang menghubungkan berbagai bentuk karya visual, mulai dari tato, desain grafis, hingga decal kendaraan.

“Dari tinta, karya bisa dibawa ke mana saja dan menjangkau berbagai segmen kreatif.

Baca juga : Kasus Bupati Ponorogo, KPK Terbitkan 2 Sprindik Baru

Karena itu, kami ingin menghadirkan festival tato yang berbeda dengan menggabungkan banyak elemen kreatif dalam satu event,” ujar Nofian. SSL

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Kamis, 21 Mei 2026 dengan judul "Bangun Kolaborasi Untuk Perkuat Daya Saing Wamen Irene: Ekraf Tak Boleh Ada Dalam Bubble"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense