RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto berjanji akan merenovasi 400 rumah sakit dan 10 ribu Puskesmas untuk meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.
Janji tersebut diucapkan Kepala Negara saat meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) K.H. Muhammad Thohir Krui, di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Rabu (10/6/2026).
Prabowo datang ke lokasi dengan ditemani Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Sebelum acara peresmian, Prabowo meninjau sejumlah fasilitas dan berdialog langsung dengan tenaga kesehatan, serta pasien yang tengah menjalani pemeriksaan. Di sela peninjauan, perhatian Prabowo tertuju kepada seorang ibu yang sedang menggendong bayinya. Dengan ramah, Prabowo menghampiri dan mendoakan kesehatan bayi tersebut.
Dalam peresmian, Prabowo mengingatkan agar RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui dikelola secara profesional. Masyarakat harus merasakan manfaat kehadiran rumah sakit yang berdiri di atas lahan seluas 48.000 meter persegi itu.
"Saya berpesan agar rumah sakit ini dikelola dengan baik, dijaga kebersihannya, dilaksanakan manajemen yang profesional, transparan dan berorientasi pada pelayanan kepada rakyat," titah Prabowo.
Baca juga : AS Larang Fans Iran Nonton di Stadion
RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui merupakan salah satu proyek strategis sektor kesehatan dari 66 lokasi yang masuk Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau Quick Win Kesehatan. Rumah sakit ini dibangun dengan dukungan anggaran APBN 2025 sebesar Rp 152,98 miliar.
"Saya bergembira (masyarakat) Kabupaten Pesisir Barat, di Krui ini, sekarang bisa mendapat akses layanan kesehatan yang memadai," ujar Prabowo.
Prabowo tidak ingin mendengar masih ada masyarakat yang kesulitan memperoleh layanan kesehatan karena faktor jarak dan keterbatasan fasilitas medis.
"Saya prihatin kalau mendengar ada yang meninggal karena pendarahan. Kalau melahirkan menuju rumah sakit memerlukan waktu yang lama. Hal ini harus kita atasi. Pemerintah akan terus meningkatkan pelayanan kesehatan," janjinya.
Prabowo menegaskan, Pemerintah telah menyiapkan program pembangunan dan modernisasi fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia. Rencana itu sudah diskusikan dengan Menkes Budi Gunadi Sadikin.
"Dalam tiga tahun yang akan datang, kita akan membangun, memperbaiki dan renovasi 350 sampai 400 rumah sakit di seluruh kabupaten di Indonesia. Kita juga akan memperbaiki, memodernisasi 10.000 puskesmas di seluruh Indonesia," ucap Prabowo.
Baca juga : Pemerintah Tambah Bantuan Beras 3 Bulan
Sepanjang 2025, Pemerintah telah membangun 22 RSUD. Sedangkan untuk 2026, rencananya ada 22 rumah sakit yang akan dibangun. Prabowo menegaskan komitmen Pemerintah menyediakan obat-obatan murah yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.
"Saya berharap dalam satu tahun ini kita sudah mulai bisa memberi obat generik dengan harga yang murah kepada rakyat," ucapnya.
Selain pembangunan fasilitas kesehatan, Pemerintah juga menjalankan program modernisasi layanan kesehatan nasional. Caranya dengan mendistribusikan alat kesehatan modern ke rumah sakit daerah.
"Saat ini kita sudah membagi hampir 1.000 unit alat kesehatan modern. Kita sudah mulai distribusi ke semua RS daerah di 514 kabupaten/kota," terang Prabowo.
Ia mengingatkan pentingnya tata kelola yang bersih dalam pelayanan kesehatan. "Saya berpesan, tidak boleh ada penyelewengan, tidak boleh ada korupsi pada pelayanan kepada rakyat," tegasnya.
Di kesempatan sama, Menkes Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui masih kekurangan dokter spesialis jantung. "Dokter-dokternya sudah hampir lengkap semua kecuali spesialis jantung, Pak. Jadi kita ambil dari Lampung. Cuma Lampung ke sini kan 7 jam," ujar Menkes, dalam laporannya.
Baca juga : 2 Hari Alami Kenaikan, IHSG & Rupiah Bertenaga Lagi
Menurut Menkes, jarak tempuh ini menjadi tantangan dalam penyediaan layanan kesehatan jantung. Hal ini dapat menghambat penanganan pasien yang membutuhkan tindakan medis cepat.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendorong Pemerintah Daerah memberikan kesempatan besar kepada putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan dokter spesialis. "Nanti kita akan atur gimana kalau bisa putra-putri asli daerah. Saya bilang ke Pak Gubernur sama Pak Bupati, jangan orang dari Jawa terus, karena nanti dia pasti pulang," ucap Menkes.
Ia menambahkan, RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui dirancang untuk menangani sejumlah penyakit kronis seperti stroke, jantung, kanker, dan gangguan ginjal. Dengan fasilitas yang tersedia, masyarakat Pesisir Barat diharapkan dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih lengkap, tanpa harus dirujuk ke kota lain yang berjarak jauh.
"Gedungnya sudah jadi. Alat-alatnya on the way datang ke sini, ada puluhan miliar juga. Bangunan ini kualitasnya bagus, semua orang senang," pungkas Menkes.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.