Sebelumnya
Amran menambahkan, Kementan akan terus memantau perkembangan iklim di seluruh wilayah Indonesia dan mempercepat langkah antisipasi sesuai kebutuhan di lapangan.
Melalui sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemda, dan petani, Pemerintah optimistis produksi pangan nasional tetap terjaga meski menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin dinamis.
Baca juga : Sekjen Golkar Ajak NU Perkuat Kebangsaan
Sementara, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut fenomena El Nino terus menguat dengan peluang mencapai 98 persen memasuki kategori kuat. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di selatan garis khatulistiwa, selama puncak musim kemarau.
“Yang perlu kita waspadai bukan lamanya El Nino, tetapi ketika fenomena ini bertepatan dengan musim kemarau. Pada periode itulah curah hujan menjadi lebih sedikit dibandingkan kondisi normal sehingga berbagai sektor perlu meningkatkan kesiapsiagaan,” ujar Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani.
Baca juga : Gerindra Minta Kader Jaga Etika Sebagai Pejabat Publik
Menurut Faisal, El Nino berpotensi memengaruhi sektor pertanian dan ketersediaan air. Selain itu, fenomena tersebut juga dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan, menurunkan kualitas udara akibat meningkatnya konsentrasi polutan, serta memicu gangguan kesehatan masyarakat, seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan penyakit akibat paparan suhu panas.
“Risiko ini diantisipasi sejak dini melalui koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Faisal. SSL
Baca juga : Perayaan Freedom 250 AS Picu Pro Dan Kontra
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Sabtu, 4 Juli 2026 dengan judul "Antisipasi El Nino 2026 Pompanisasi Jadi Andalan Menjaga Produksi Pangan"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.