BREAKING NEWS
 

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp 4.097 T Pada 2027, Fokus Kepada 8 Program Prioritas

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Jumat, 14 Agustus 2026 16:13 WIB
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Bakom RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah mematok anggaran belanja negara sebesar Rp 4.097,2 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan alokasi Rp 3.842,7 triliun dalam APBN 2026.

Presiden Prabowo Subianto mengatakan, belanja negara tersebut akan difokuskan pada delapan Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Delapan prioritas tersebut didukung oleh penguatan pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, percepatan digitalisasi, dan diplomasi ekonomi," ujar Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI dan Penyampaian RAPBN 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Baca juga : Prabowo: Profit PT Timah Naik 9 Kali Lipat Setelah 1.000 Tambang Ilegal Ditutup

Delapan prioritas tersebut meliputi kedaulatan pangan; kemandirian energi dan air; pendidikan; kesehatan; hilirisasi dan industrialisasi; infrastruktur, perumahan dan ketahanan bencana; penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa; serta penurunan kemiskinan.

Adsense

Untuk mendukung belanja negara, pemerintah merencanakan pendapatan negara dalam RAPBN 2027 sebesar Rp 3.426 triliun, meningkat dari Rp 3.153,6 triliun yang ditetapkan dalam APBN 2026.

Dengan peningkatan pendapatan tersebut, pemerintah menargetkan defisit fiskal tetap terkendali. Dalam RAPBN 2027, defisit diperkirakan sebesar 2,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), dengan pembiayaan sebesar Rp 671,2 triliun.

Baca juga : Pidato Presiden Optimistis, Capaian Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat

"Angka defisit ini turun dari rencana pembiayaan di APBN tahun 2026, yaitu Rp 689,1 triliun, dengan defisit 2,68 persen Produk Domestik Bruto," kata Prabowo.

Menurut Presiden, struktur RAPBN 2027 dirancang tetap ekspansif, tetapi dilakukan secara kolaboratif, terarah, dan terukur untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi serta mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengatakan, RAPBN 2027 juga harus mampu memperkuat transformasi ekonomi menuju aktivitas bernilai tambah tinggi. Selain itu, anggaran diarahkan untuk meningkatkan keandalan program perlindungan sosial, mendorong pemberdayaan UMKM, serta memperkuat dukungan bagi petani, nelayan, guru, dan tenaga kerja rentan.

Baca juga : Prabowo: Negara Tanggung Penuh Iuran JKN 96,8 Juta Warga Miskin & Tidak Mampu

"Pendapatan negara didorong lebih optimal. Kebocoran penerimaan harus diminimalisasi, efisiensi belanja terus dilanjutkan. Perlindungan sosial didorong semakin tepat sasaran, serta pembiayaan yang inovatif dan berkelanjutan terus dikembangkan," ujar Prabowo.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense