RM.id Rakyat Merdeka - Proyek pembangunan infrastruktur mulai dikebut untuk mendukung penerapan di era The New Normal yang digagas Presiden Jokowi.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyiapkan sembilan proyek tol baru dan segera memasuki prakualiikasi lelang pada, Juni-Juli 2020.
Selain itu, PUPR juga akan meningkatkan layanan infrastruktur jalan dan jembatan, baik jalan tol maupun jalan nasional untuk mendukung jalur logistik dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, ada empat ruas tol baru yang siap beroperasi dalam waktu dekat. Keempat tol yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) rencananya akan mulai dioperasikan pada akhir Juni 2020.
"Pembangunan infrastruktur terus berjalan dalam masa Pandemi. Pada Juni 2020, Insya Allah, bisa diresmikan ruas Banda Aceh—Sigli seksi 4 sepanjang 14 kilometer. Sekarang sedang uji fungsi sebagai syarat pengoperasiannya," kata Basuki usai rapat virtual kabinet terbatas yang dipimpin Presiden Jokowi, Jumat (29/05).
Baca juga : Proyek Sejuta Rumah Kembali Hidup Di Era Kenormalan Baru
Dengan rampungnya seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang akan meningkatkan konektivitas dari Banda Aceh ke Sigli dan sebaliknya dari Sigli - Indrapuri ke Bandara Udara Internasional Sultan Iskandar Muda yang berada di Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar.
Total investasi untuk pembangunan ruas tol Banda Aceh—Sigli dengan total panjang 74 km sebanyak enam seksi ini adalah sebesar Rp 12,35 Triliun dengan biaya konstruksi sebesar Rp 8,99 triliun.
Selanjutnya, Basuki mengungkapkan, ruas tol yang ditargetkan akan beroperasi tahun ini adalah ruas Pekanbaru—Dumai sepanjang 131 kilometer yang saat ini sedang dalam proses uji layak fungsi.
Tol Pekanbaru-Dumai dibangun dengan total biaya investasi Rp 16,21 triliun. Tol ini merupakan bagian dari Tol Trans Sumatera sepanjang 2.799,3 km yang membentang dari Lampung hingga Aceh.
Ruas Tol yang terbagi menjadi enam seksi ini akan meningkatkan konektivitas Kota Pekanbaru sebagai Ibu Kota Provinsi Riau dengan Kota Dumai sebagai kota pelabuhan dengan industri perminyakan dan agribisnis yang maju.
Baca juga : Delapan Provinsi Nihil Pasien Baru Covid-19
Pada seksi IV Kandis Utara - Duri Selatan, telah disiapkan empat terowongan perlintasan gajah sebagai bentuk harmonisasi infrastruktur dengan alam.
"Ruas tol selanjutnya yang siap dioperasikan adalah Manado-Kauditan 21 km bagian dari tol Manado-Bitung. Terakhir akan dapat dioperasikan ruas tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) seksi 1 dan 5 sepanjang 33 km," tuturnya.
Tol Manado - Bitung merupakan bagian dari PSN yang bertujuan untuk mengurangi biaya logistik yang berasal dari Pelabuhan Internasional Bitung.
Keberadaan tol ini juga akan mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung dan KSPN Manado - Likupang.
Sedangkan ruas tol Balsam diharapkan dapat memangkas biaya logistik barang dan jasa dan waktu tempuh antara Balikpapan-Samarinda dari sekitar 3 jam, menjadi 1 jam. Sebelumnya, pada 17 Desember 2019 lalu, seksi 2-4 Tol Balsam telah diresmikan Presiden Joko Widodo.
Baca juga : Tolong Dievaluasi Lagi, Penggunaan Sepeda Motor Di Era New Normal
"Kemudian yang ditargetkan siap operasi di akhir tahun 2020, antara lain adalah Jalan Tol Layang AP Pettarani Kota Makassar, kemudian Cibitung-Cilincing di JORR dan juga ruas tol Krian-Legundi-Bunder Manyar di Jawa Timur," ungkap Menteri Basuki.
Ditambahkan Basuki, bahwa terdapat 10 pyoyek tol yang sudah siap dilelang antara Juni dan Juli 2020 ini.
"Pertama ruas tol Kulon Progo-Jogja-Solo (76 km) ini proses lelangnya sudah mulai dan tanggal 4 Juni nanti akan proses pemasukan penawarannya. Mudah-mudahan sekitar September -Oktober 2020 sudah bisa mulai konstruksinya," ujarnya.
Adapun sembilan proyek tol lain yang telah disiapkan dan segera memasuki prakualiikasi lelang pada bulan Juni - Juli 2020 adalah jalan tol Cileunyi—Garut—Tasikmalaya atau Cigatas, jalan Akses Patimban, Bogor—Serpong via Parung, Sentul Selatan—Karawang Barat, Semarang Harbour, Semanan—Balaraja, tol layang Cikunir—Karawaci, dan tol layang Cikunir—Ulujami, serta proyek sistem transaksi tol non-tunai berbasis multi-lane free flow (MLFF) di sektor jalan tol. [FIK]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.