BREAKING NEWS
 

Mensos Salurkan Bantuan Rp 443 Juta Untuk Korban Longsor Di Nganjuk

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : MUHAMAD FIKY
Rabu, 17 Februari 2021 22:15 WIB
Mensos, Tri Rismaharini menyerahkan bantuan untuk korban longsor di Nganjuk Jawa Timur.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyerahkan bantuan senilai Rp 443.940.300 untuk korban bencana tanah longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, Selasa (16/2).

Risma bersama rombongan datang untuk memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan bantuan sebagaimana mestinya. Mensos menemui para pengungsi di Gedung SDN 3 Ngetos dan menghibur anak-anak dan pengungsi. 

Kemudian, Risma didampingi Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, mengecek kesibukan di dapur umum yang menyiapkan makanan siap saji di Sanggar Senam Salsabila.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Risma menyatakan, kesiapan penanganan korban bencana longsor berjalan baik, termasuk operasional dapur umum yang dikelola Tagana telah menyiapkan kebutuhan makan pengungsi.

Baca juga : Gerindra Bandung Kirim Sembako Untuk Korban Kebakaran Di Kebon Kawung

Kemensos juga menyiapkan tenaga berpengalaman dan sudah bekerja sejak awal bencana, khusus penanganan psikososial,. 

“Hanya saja, warga yang menempati lokasi rawan bencana perlu direlokasi. Nanti dikoordinasikan dengan pemerintah Kabupaten Nganjuk,” katanya.

Adsense

Kemensos memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) kepada anak-anak terdampak bencana di Posko Pengungsian di SDN Ngetos, oleh Satuan Bakti Pekerjaan Sosial dari Balai Rehabilitasi Sosial Anak Membutuhkan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Antasena di Magelang. 

Selain itu, juga Balai Rehabilitasi Sosial Soeharso di Solo ikut mengerahkan 5 orang Tim media, yang terdiri dari dokter, psikolog dan psikoterapis untuk penanganan korban luka berat. Mereka mendukung tugas-tugas Puskesmas Ngetos bekerja sama dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas. 

Baca juga : IMI Akan Kukuhkan Komunitas Kendaraan Listrik

Sejak bencana terjadi,  pilar-pilar sosial seperti Taruna Siaga Bencana (Tagana), SDM Program Keluarga Harapan (PKH), dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penanganan korban bencana. Mereka mendata dan membantu evakuasi korban.

Pilar-pilar sosial juga membantu mendistribusikan bantuan logistik dan penyiapan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar para penyintas bencana. Dari dapur umum, disiapkan makanan siap santap untuk korban banjir dan longsor sebanyak 3 x 1000 bungkus, masing-masing untuk makan pagi, siang dan malam.

Untuk Tagana, Kemensos mengerahkan dari berbagai daerah sebanyak 55 personel. Yakni Tagana Kabupaten Madiun sebanyak 6 orang, Kabupaten Tuban sebanyak 8, Kabupaten Nganjuk sebanyak 30, Kabupaten Ponorogo sebanyak 5 orang, dan Kabupaten Kediri sebanyak 6 orang. Selain itu ikut terlibat juga dari FK Tagana (Tim Koordinasi Tagana) sebanyak 20 orang.

Untuk membantu penyintas bencana, Kemensos menyalurkan bantuan berupa  Bantuan Logistik senilai Rp 253.940.300, santunan ahli waris untuk 12 jiwa sebesar total Rp 180.000.000, dan santunan korban luka 2 orang sebesar Rp 10.000.000. Sehingga total bantuan sebesar Rp 443.940.300. [DIR]

Baca juga : Ditemukan, Korban Ketiga Longsor Kebumen


 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense