BREAKING NEWS
 

Kalau Sukses, Mau Direplikasi

Sukseskan PTM, Pemerintah Gencarkan Strategi Surveilans

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Senin, 27 September 2021 19:29 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin (kiri atas) dalam konferensi pers virtual Hasil Ratas PPKM, Senin (27/9). (Foto: YouTube)

 Sebelumnya 
Active Case Finding

Strategi surveilans perlu dilakukan bersama-sama dengan strategi testing diagnostik dan pelacakan kontak, untuk mendukung pelaksanaan PTM yang aman. Minimal sebulan sekali.

Baca juga : Tok, Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional Dan Cuti Bersama 2022

“Karena kasusnya sudah sedikit, kita harus aktif mencari. Kita pakai strategi active case finding. Ini juga dilakukan di China. Jadi, kalau ada yang sakit panas, demam, kita yang keluar. Kejar bola,” ujar BGS.

 

Baca juga : Periksa Anies, KPK Dalami Usulan PMD Ke Perumda Sarana Jaya

Strategi ini dilakukan dengan 5 langkah. Pertama, mengidentifikasi jumlah sekolah yang melaksanakan PTM di kabupaten/kota. Kedua, melakukan random sampling sebesar 10 persen dari jumlah sekolah yang menggelar PTM.

Ketiga, total sekolah dari angka 10 persen itu didistribusikan secara proporsional ke tingkat kecamatan. Keempat, dari setiap kecamatan, diambil sampel 30 siswa dan 3 pengajar per sekolah.

Baca juga : Mahfud MD: Pemerintah Utamakan Restorative Justice

Kelima, 30 siswa dan 3 pengajar itu melaksanakan tes PCR dengan metode individual atau pooled test.

"Hasil surveilans ini menentukan kelanjutan PTM. Sekolah yang positivity rate-nya di atas 5 persen akan ditutup. PTM dihentikan sementara. Sementara yang positivity rate-nya di bawah 5 persen, PTM tetap berjalan untuk anggota kelas yang tidak terpapar," jelas BGS. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense