RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Ali Machzumi, melakukan pengecekan makanan untuk jemaah haji, yang siap didistribusikan pada Selasa (21/5) dinihari. Ali mengecek isinya, sekaligus menyicipi rasanya.
"Saya rasa sudah pas. Bumbunya juga pas. Menunya juga sangat khas Indonesia," kata Ali kepada kepala chef yang memasak makanan tersebut, Wan Abdurrahman.
Kepada Ali, chef asal Bogor yang bertugas di Meez Merry, salah satu penyedia konsumsi bagi jamaah haji Indonesia, menyebut semua masakan bagi jamaah memang diproduksi khusus. Tak hanya menunya yang khas nusantara, mayoritas bahan bakunya juga dikirim langsung dari Indonesia.
Baca juga : Viral Ayah Ojak Damprat Jemaah Haji Asal Malaysia Karena Hina Indonesia Miskin
"Untuk stok bahan baku sangat cukup. Dan tersimpan di pendingin yang bagus, sehingga awet," kata Abdurrahman.
Dinihari itu, Ali bersama sejumlah pimpinan PPIH Arab Saudi Daker Madinah memang sengaja mendatangi penyedia konsumsi jemaah haji. Salah satu yang didatangi adalah Meez Merry.
Selain melihat proses produksi makanan bagi seluruh jamaah haji yang hingga kini masih di Madinah, Ali juga ingin memastikan kualitas makanan yang segera didistribusikan itu. Sekaligus bahan-bahan yang dipakai.
Baca juga : 56 Ribu Lebih Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Tanah Suci, 6 Orang Wafat
"Dari pengecekan yang sudah kami lakukan, semuanya sudah sesuai dengan perjanjian awal antara Kementerian Agama (Kemenag) dan penyedia," katanya.
Dia menjelaskan, makanan bagi para jamaah haji Indonesia, baik saat di Madinah maupun Makkah, memang diproses secara khusus. Untuk bahan-bahannya didatangkan dari Indonesia. Terutama bahan dasar seperti beras, aneka sayuran, hingga bumbu-bumbunya.
Produksinya juga khusus. Diracik langsung oleh chef dari Indonesia yang berada di semua perusahaan penyedia. "Termasuk, menunya juga khas Indonesia," katanya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.