BREAKING NEWS
 

Belum Ada Yang Seperti Jokowi 

Berani Datangi Negara Bertikai Sekali Jalan

Reporter : BAMBANG TRISMAWAN
Editor : ADITYA NUGROHO
Sabtu, 2 Juli 2022 06:30 WIB
Presiden Jokowi bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membicarakan perdamaian Rusia-Ukraina. (Foto: Twitter Jokowi)

 Sebelumnya 
Di akun Twitter miliknya, Budiman lalu membagikan foto kolase yang menampilkan pertemuan Putin dengan Jokowi, Putin dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz, dan Putin dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Menurut Budiman, dari foto tersebut, Putin begitu peduli dengan Jokowi. Mereka duduk berdekatan. Hanya dipisahkan oleh meja kotak kecil yang di atasnya ada hiasan bunga, pulpen, serta notes kecil. Keduanya pun tampak tersenyum.

Pemandangan berbeda saat Putin bertemu Macron atau Olaf Scholz. Saat bertemu Macron, keduanya dipisahkan oleh meja besar sepanjang 4 meter. Begitu juga saat bertemu Scholz, yang dipisahkan meja panjang berukuran besar. 

Adsense

"Sejarah dan bahasa tubuh tak pernah bohong,” ujar Budiman, cuit @budimansudjatmiko.

Baca juga : Fadel Uraikan Peluang Keberhasilan Jokowi Damaikan Rusia-Ukraina

Budiman juga menjelaskan, selain misi perdamaian, Jokowi juga membawa misi membuka pasokan global pangan dan pupuk yang tertutup gara-gara perang. "Sudah lama Presiden RI tak dititipi aspirasi negara-negara berkembang untuk disampaikan ke negara kuat. Saya suka kalau pemimipin Indonesia mainnya jauh dengan percaya diri seperti ini,” ungkapnya.

Foto yang diunggah Budiman yang menggambarkan pertemuan Putin dengan Macron pada 7 Februari lalu, memang sempat menarik perhatian media internasional. Sejumlah media asing ternama menyebut kedua pimpin negara itu dipisahkan meja sepanjang 6 meter. Kremlin menyebut, Macron ditempatkan jauh dengan Putin karena Presiden Prancis itu menolak untuk mengikuti tes Covid. Sementara Macron ogah dites karena khawatir Rusia mengakses DNA-nya. Alasan serupa yang menyebabkan Scholz ditempatkan jauh dari Putin.

Selain Budiman, pujian juga datang dari cendekiawan NU  Nadirsyah Hosen atau Gus Nadir. Menurut dia, apa yang dilakukan Jokowi menemui dua pemimpin negara yang sedang berperang sebagai langkah yang berani. Kunjungan Jokowi pun dinilai sebagai wujud melaksanakan amanat konstitusi, yaitu berkontribusi bagi terciptanya perdamaian dunia. Jadi wajar kalau keberanian Jokowi ini diberikan acungan jempol.

Baca juga : Presiden Jokowi Dan Ibu Negara Iriana Tiba Di Jerman

“Bukan Jenderal. Bukan aktivis HAM, apalagi SJW, tapi seorang pemimpin sipil, berani terbang jauh menemui mereka yang tengah perang. Ini pemimpin negeri Muslim terbesar di dunia, yang punya nyali, bukan planga-plongo,” cuitnya.

Pengamat politik Burhanuddin Muhtadi ikut mengomentari gaya diplomasi Jokowi. Ia memang tak mengomentari langsung. Bos lembaga survei Indikator Politik Indonesia ini hanya mengutip ulang tulisan di omong-omong.com yang isinya memberikan pujian kepada langkah Jokowi.

"Sebut saja suatu kejeniusan, kebetulan atau keberuntungan belaka, tetapi keengganan awal Indonesia yang dikecam keras untuk mengutuk invasi Rusia ke Ukraina, dan desakannya untuk mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin ke KTT G20 di Bali, telah memberikan Presiden Jokowi  kredibilitas dan beberapa fleksibilitas untuk bermain sebagai perantara perdamaian, atau setidaknya menjadi seseorang yang saling mendengarkan oleh para pemimpin dari kedua negara yang bertikai," cuit @burhanuddinmuhtadi.

Baca juga : Sebelum Reshuffle, Jokowi Kumpulkan Para Ketum Partai Koalisi

Penulis dan analis geopolitik dari Malaysia, Ayman Rashdan Wong dalam akun Twitternya @AymanRashdanW ikut memuji Jokowi. Bahkan, dia membuat sebuat tulisan panjang dengan menyebut, upaya Jokowi mendamaikan Rusia-Ukraina sebagai “Mendayung di Antara Dua karang”.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense