RM.id Rakyat Merdeka - Jarang-jarang seorang Mahathir Mohamad terdiam saat berhadapan dengan lawan bicara. Siapa pun tahu, PM Malaysia berusia 94 tahun ini adalah sosok yang pandai bicara, pandai berdiplomasi. Namun, kali ini kasusnya beda. Mahathir tampak kehabisan kata-kata saat diminta bicara empat mata dengan Sophia, robot humanoid yang tengah mengisi acara 'Beyond Paradigm Summit 2019' di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (16/7).
Mahathir baru berbicara, saat Sophia yang memulai pembicaraan. "Saya sangat tidak sabar dan tertarik untuk bertemu dengan Anda. Tidak banyak yang bisa bertemu dan ngobrol dengan Perdana Menteri, saat berada di Malaysia," ujar Sophia memulai perbincangan.
Robot buatan Hanson Robotics, perusahaan berbasis di Hong Kong ini pun melanjutkan pembicaraannya. "Saya harap, saya tidak terlambat untuk mengucapkan selamat atas kembali terpilihnya Anda sebagai Perdana Menteri, dan juga selamat atas ulang tahun ke-94," tutur robot berbaju merah bata itu.
"Saya tidak bawa hadiah. Tapi, saya bisa bikin sketsa wajah Anda sekarang," ujar Sophia menawarkan diri.
Baca juga : Begini Cara APP Sinar Mas Cegah Kebakaran Hutan
Mahathir pun tersenyum. Ia terkesima melihat kemampuan verbal robot di hadapannya. Lalu, suami Siti Hasmah itu pun bertanya,"Anda tahu masa kepemimpinan pertama saya? Sepertinya, Anda jauh lebih tahu ketimbang saya".
"Apa impian anda sebagai robot? Apa anda membayangkan dunia dimana robot dan manusia hidup bersama?" tanya Mahathir lagi.
Usai ngobrol dengan Sophia, Mahathir pun menceritakan pengalamannya berbincang dengan robot humanoid itu. "Kalian lihat tadi wajahnya? Matanya? Dia seperti sungguhan. Hidup. Dia memandang wajah lawan bicaranya," seloroh Mahathir antusias.
Baca juga : Mahathir Tak Khawatir Disadap Huawei
"Saya pasti kaget, kalau bertemu Sophia malam-malam. Saya takut. Kalau ketemu dia di malam hari, gelap, saya akan lari," canda Mahathir, seperti dikutip The Star, Rabu (17/7).
Mahathir kagum dengan kemajuan teknologi yang berkembang sekarang ini. Dia berharap, perkembangan teknologi Malaysia bisa mengejar, dan membuat inovasi sekelas atau lebih maju dari Sophia. "Kita harus tiru, dan belajar untuk lebih maju," tandas Mahathir.
Sophia pertama kali diaktifkan pada 14 Februari 2016. Robot humanoid yang cantik ini mampu menunjukkan lebih dari 50 ekspresi wajah.
Baca juga : Gubernur Banten: Sejauh Ini, Tak Ada Kerugian Negara
Pada November 2017, Sophia berhasil meraih penghargaan "Pemenang Inovasi dari Program Perkembangan Teknologi PBB". Ini adalah gelar pertama dari PBB, yang diberikan untuk non-manusia.
Asal tahu saja, robot humanoid adalah robot yang penampilan keseluruhannya dibentuk berdasarkan tubuh manusia, serta mampu melakukan interaksi dengan peralatan maupun lingkungan yang dibuat untuk manusia. [DAY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.