BREAKING NEWS
 

Sekjen NATO: Serangan Rudal Di Polandia, Sepertinya Ditembakkan Pertahanan Ukraina

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 16 November 2022 21:59 WIB
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dalam konferensi pers di Brussel, Rabu (16/11). (Foto: Reuters via CNN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengungkap, penyelidikan awal terhadap serangan mematikan di Polandia pada Selasa (15/11), kemungkinan disebabkan oleh rudal pertahanan udara Ukraina.

"Analisis awal kami menunjukkan, insiden itu mungkin disebabkan oleh rudal pertahanan udara Ukraina, yang ditembakkan untuk mempertahankan wilayah negaranya, dari serangan rudal jelajah Rusia," kata Stoltenberg dalam konferensi pers Rabu di Brussel, seperti dikutip CNN International, Rabu (16/11).

"Tapi, izinkan saya menjelaskan, ini bukan kesalahan Ukraina. Rusia memikul tanggung jawab utama, karena melanjutkan perang ilegal melawan Ukraina," imbuhnya.

Baca juga : Biden: Rudal Di Polandia Tidak Mungkin Dari Rusia

Stoltenberg juga mengatakan, pihaknya tidak memiliki indikasi, bahwa Rusia sedang mempersiapkan tindakan militer ofensif terhadap NATO.

Adsense

Serangan rudal mematikan di wilayah timur Polandia, yang berbatasan dengan Ukraina pada Selasa (15/11), menandai pertama kalinya anggota NATO terkena serangan langsung, selama konflik Rusia-Ukraina sejak Februari lalu.

Stoltenberg menuturkan, insiden rudal menunjukkan perang terus menciptakan situasi berbahaya. 

Baca juga : Jokowi dan Macron Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan

"Namun, ini tidak mengubah penilaian mendasar kami, terhadap ancaman terhadap sekutu NATO,” katanya.

Penyelidikan atas insiden rudal di Polandia, saat iniasih terus berlangsung. NATO akan terus memantau situasi dengan sangat cermat.

“Kita harus tetap waspada, tenang dan terkoordinasi dengan baik,” ucap Stoltenberg. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense