RM.id Rakyat Merdeka - Empat tahun bertugas di Indonesia Dubes Vorobieva makin cinta dengan Indonesia. Selain memiliki hubungan baik dengan Rusia, sebagai negara tropis, Indonesia memiliki iklim yang baik sehingga dia bisa berenang setiap saat. Dia ingin hubungan kedua negara ke depan makin erat.
Anda telah bertugas di Indonesia selama lebih dari empat tahun. Apa ada kesan khusus?
Saya sangat suka Indonesia. Sebelum ayah saya meninggal dan mengetahui bahwa saya akan ditugaskan di Indonesia, hal pertama yang beliau lakukan adalah mengirimi saya lagu Rayuan Pulau Kelapa. Karena itu sangat populer di Rusia.
Saya jatuh cinta dengan Indonesia pada pandangan pertama. Saya berusaha berkeliling Indonesia sebanyak yang saya bisa.
Baca juga : Pelatih Maroko: Ingat, Besok Langsung Fokus Lawan Kanada!
Bagaimana Anda menilai peran Indonesia dalam percaturan global?
Kami sangat mengapresiasi Presidensi Indonesia di G20. Kami sangat berterima kasih atas semua upaya yang dilakukan oleh Indonesia untuk menjadikan G20 sebagai forum yang membahas masalah ekonomi dan keuangan global yang relevan. Dan tidak berkonsentrasi pada agenda politik yang memecah belah, dan saya pikir itu sukses besar.
Saya dapat mengatakan, bahwa Indonesia sangat unik. Mungkin negara lain, dalam situasi ini tidak akan mencapai kesuksesan seperti Indonesia. Jadi kami berterima kasih kepada rekan-rekan kami di Indonesia.
Presiden kami juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas kontribusi pribadinya, juga dengan posisi yang sangat berimbang Indonesia. Sayangnya, beliau tidak bisa datang secara langsung. Karena situasi geopolitik. Beliau diwakili Menteri Luar Negeri kita untuk mengikuti KTT G20.
Baca juga : Argentina Jaga Asa, La Pulga Fokus Soal Kesalahan
Apa pendapat anda tentang kepemimpinan Indonesia di ASEAN tahun depan?
Kami doakan Indonesia juga sukses menjadi Ketua ASEANpada 2023. Rusia bermitra dengan ASEAN. Kami juga merupakan mitra strategis ASEAN. Jadi hubungan kami dengan ASEANsangat penting. ASEANsalah satu prioritas kebijakan luar negeri Rusia selain Asia Pasifik.
Kami juga memiliki kantor perwakilan untuk ASEAN. Saya hanya mengurus hubungan bilateral dengan Indonesia. Jika Anda tertarik dengan topik hubungan Rusia-ASEAN, Anda dapat meminta wawancara dengan Duta Besar Rusia untuk ASEAN, Alexander Ivanov. Kami membuka misi terpisah pada 2017. Dan sejak saat itu, kami memiliki dua duta besar di Indonesia.
Bagaimana hubungan Indonesia-Rusia saat ini?
Baca juga : Luhut Kembali Waswas
Hubungan kedua negara sangat dekat. Salah satu buktinya, adalah lagu Rayuan Pulau Kelapa. Lagu itu menjadi simbol persahabatan kita. Lagu itu telah diterjemahkan ke dalam bahasa Rusia.
Selain itu, di Jakarta, Anda bisa melihat gedung-gedung yang dibangun oleh negara kami. Sayangnya, yang saya lihat anak-anak muda di Indonesia tidak menyadari bahwa Stadion Gelora Bung Karno dibangun oleh negara kami. Kemudian RS Persahabatan, dan Tugu Tani.
Dan yang terakhir, patung Yuri Gagarin, kosmonot Rusia pertama. Yang telah diresmikan tahun lalu (pada Rabu 11, Maret 2021 di Taman Mataram, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan), untuk merayakan 70 tahun hubungan diplomatik kita. Jadi kerja sama kedua negara dalam beberapa dekade terakhir telah berkembang sangat positif.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.