Sebelumnya
Yayasan Restu merupakan produsen manuskrip Al Quran serta publikasi terkait lainnya. Anwar menghabiskan waktu sekitar 30 menit mengunjungi percetakan Al Quran terbesar kedua di dunia itu.
Rasmus Paludan kerap melakukan aksi pembakaran Al Quran sebagai bentuk provokasi terhadap umat Islam. Setelah membakar kitab suci di depan Kedubes Turki di Stockholm, Swedia, pemimpin Partai Stram Kurs (Garis Keras) itu mengulangi aksinya di depan masjid Kedubes Turki di Kopenhagen, Denmark.
Baca juga : Ini Kunci Gregor Hajar Wakil China Peringkat 5 Dunia
Paludan berjanji akan melakukan aksi bakar Al Quran setiap Jumat sampai Turki memberikan dukungan untuk Swedia dan Finlandia masuk organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
Politikus berkewarganegaraan Swedia dan Denmark ini mengatakan, aksinya ini dilakukan untuk mendapatkan perhatian Turki. Keanggotaan Swedia dan Finlandia masuk NATO masih terhalang dukungan dari Hongaria dan Turki.
Baca juga : KPK Rayu Supaya Mau Ditahan Dulu
“Begitu dia (Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan) mengizinkan Swedia bergabung NATO, saya berjanji tidak akan membakar Al Quran di luar Kedutaan Besar Turki lagi,” ujar Paludan dikutip AFP, kemarin.
“Jika sebaliknya, saya akan melakukannya setiap Jumat pukul 14.00 waktu setempat,” tegasnya, yang berbicara dengan pengeras suara.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.