Sebelumnya
Berdasarkan pemberitaan Aljazeera, aksi Paludan yang telah membakar Al Quran dalam unjuk rasa di Swedia pada 21 Januari lalu telah menuai kemarahan Turki dan dunia Islam.
Swedia dan Finlandia tengah berupaya bergabung dengan NATO setelah Rusia menginvasi Ukraina awal tahun lalu. Langkah keduanya menandai pergeseran bersejarah mereka karena sebelumnya memegang kebijakan nonblok.
Baca juga : Ini Kunci Gregor Hajar Wakil China Peringkat 5 Dunia
Namun, Swedia dan Finlandia baru bisa bergabung jika telah mendapat persetujuan dari seluruh anggota NATO, salah satunya Turki.
Usai pembakaran Al Quran di Stockholm pekan lalu, Presiden Recep Tayyip Erdogan memperingatkan Swedia tidak mengharapkan dukungan Turki untuk bergabung NATO. Ankara juga menunda tanpa batas waktu pertemuan penting di Brussels, Belgia, untuk membahas keanggotaan Swedia dan Finlandia.
Baca juga : KPK Rayu Supaya Mau Ditahan Dulu
Curigai Rusia
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.