Sebelumnya
Dalam kondisi normal, dari Ankara ke Gaziantep bisa ditempuh dalam waktu enam jam perjalanan darat. Namun, karena cuaca ekstrem, perjalanan bisa memakan waktu hingga sembilan jam.
Ada 11 kendaraan dalam rombongan itu. Termasuk beberapa truk yang berisi bantuan pangan dan perlengkapan sehari-hari.
Baca juga : Pemprov DKI Gandeng ESDM Audit Energi Bangunan Gedung
Sementara, bantuan sebanyak satu kontainer bahan makanan dari Kota Istanbul tiba di Gaziantep setelah melalui perjalanan darat selama 34 jam (dalam kondisi biasa ditempuh 11 jam). Bantuan tahap pertama Pemerintah Indonesia itu diserahkan langsung oleh Dubes Iqbal kepada perwakilan Bulan Sabit Merah Turki, Rabu (8/2) pukul 13.00 waktu setempat.
“Sebagai negara sahabat dekat, Pemerintah Indonesia segera mengirimkan bantuan yang dibutuhkan di daerah gempa di Turki. Ini bantuan kemanusiaan dalam bentuk logistik pertama dari negara ASEAN yang tiba di lokasi bencana,” kata Dubes Iqbal.
Baca juga : Ganjar Siap Kirimkan Bantuan Untuk Korban Gempa Papua
Menurut Dubes Iqbal, Turki salah satu negara yang paling dahulu hadir saat tsunami Aceh 2004 dan bencana Palu 2018.
“Demikian pula saat pandemi Covid-19 varian Delta tahun 2021. Turki juga membantu obat-obatan dan ventilator, meski tidak diminta oleh Indonesia,” jelas Dubes Iqbal dalam keterangan, kemarin.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.