BREAKING NEWS
 

Bertemu Dengan U.S Secretary of Commerce

Menko Airlangga: Indonesia Optimistis Jadi Bagian Rantai Pasok Global Kendaraan Listrik

Reporter & Editor :
MARULA SARDI
Sabtu, 27 Mei 2023 16:41 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan U.S. Secretary of Commerce, Gina M. Raimondo disela waktu pertemuan tingkat Menteri Indo-Pacific Economic Framework for Prosperity (IPEF) di Detroit AS, Jumat (26/5). (Foto: Humas Ekon)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyempatkan waktu untuk melakukan pertemuan bilateral dengan U.S. Secretary of Commerce, Gina M. Raimondo disela waktu pertemuan tingkat Menteri Indo-Pacific Economic Framework for Prosperity (IPEF) di Detroit AS, Jumat (26/05).

Menko Airlangga mengatakan, Indonesia siap untuk bekerja sama dalam pengembangan kendaraan listrik, khususnya sebagai pemasok baterai kendaraan listrik ke Amerika Serikat.

"Indonesia sebagai negara dengan jumlah cadangan nikel yang besar dapat menjadi mitra strategis Amerika dalam mengembangkan kendaraan listrik," kata Menko Airlangga dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/5).

Baca juga : Harita Nickel Produksi Nickel Sulfat, Bahan Baterai Kendaraan Listrik

Sebagai catatan, Data U.S. Geological Survey memperlihatkan bahwa cadangan nikel Indonesia menempati peringkat pertama yakni mencapai 21 juta ton atau setara dengan 22 persen cadangan global. Produksi nikel Indonesia juga menempati peringkat pertama yakni sebesar 1 juta ton, melebihi Filipina (370 ribu ton) dan Rusia (250 ribu ton).

Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa Indonesia telah melakukan berbagai reformasi struktural salah satunya melalui Omnibus Law (UU Cipta Kerja) guna meningkatkan Foreign Direct Investment (FDI) dan memperbaiki iklim investasi.

Adsense

Pada pertemuan tersebut, Menko Airlangga dan Secretary Raimondo juga membahas pemberlakuan Inflation Reduction Act (IRA) di AS dan peluang bagi produk critical mineral asal Indonesia.

Baca juga : Berkat Green Loan Proyek Ketenagalistrikan Di Indonesia Timur, PLN Raih Penghargaan Dari ADB

Menko Airlangga juga menekankan perlunya berbagai proyek konkret pada Pilar III IPEF termasuk implementasi Partnership for Global Infrastructure and Investment (PGII) di area pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

"Implementasi dari PGII membantu dukungan domestik negara partisipan dalam memajukan perundingan Pilar III," tegasnya.

Secretary Raimondo mengapresiasi dukungan Indonesia dalam Indo-Pacific Economic Framework serta menyampaikan bahwa kerja sama pengembangan baterai kendaraan listrik dapat memberikan dampak besar bagi kedua negara khususnya penyediaan lapangan kerja.

Baca juga : Moeldoko Yakin, Indonesia Bisa Jadi Produsen Kendaraan Listrik Terbesar Di Asia

Lebih lanjut, Secretary Raimondo menyampaikan bahwa IPEF dapat menjadi pintu masuk investasi pelaku usaha Amerika ke Indonesia, khususnya di sektor critical mineral, semikonduktor, dan teknologi tinggi.

Sebagai informasi, Pertemuan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian acara kehadiran Menko Perekonomian pada Pertemuan Tingkat Menteri IPEF yang diselenggarakan tanggal 26-27 Mei 2023 di Detroit, Amerika Serikat.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Menteri Perindustrian, Duta Besar RI Washington DC, Sekretaris Kemenko Perekonomian, Deputi Bidang Kerjasama Ekonomi Internasional, Deputi Bidang Perniagaan dan Industri, serta Dirjen KPAII dan Dirjen ILMATE Kementerian Perindustrian dan juga Perwakilan dari kementerian Luar Negeri.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense