BREAKING NEWS
 

Wawancara Rakyat Merdeka Dengan Wakil Perdana Menteri Qatar, Hamad bin Abdul Aziz Al-Kawari Terkait Qatar Years of Culture 2023

Indonesia Jantung Asia Tenggara

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Kamis, 8 Juni 2023 08:00 WIB
Wakil Perdana Menteri Qatar, Hamad bin Abdulaziz Al-Kawari saat diwawancara Tim Redaksi Rakyat Merdeka RM.id, Mellani Eka Mahayana dan Muhammad Rusmadi, di Jakarta, kemarin. (Foto: Khairizal Anwar/RM)

 Sebelumnya 
Mengenai perkembangan terkini di kawasan Timur Tengah, bagaimana tanggapan anda?

Hal terkini yang menarik perhatian saya adalah situasi di Sudan. Sudan adalah negara penting di Afrika. Mereka adalah negara Muslim terbesar di Afrika, selain Mesir.

Mereka adalah partner penting Qatar yang terhubung Laut Merah. Maka dari itu, sta­bilitas di Sudan sangat penting bagi Qatar. Kami harap situasi di sana cepat pulih. Kami juga mengupayakan agar situasi di Sudan segera damai.

Kami baca di buku anda kalau Qatar ingin menjadi pusat diplomasi dunia. Tolong dijelaskan.

Baca juga : Indonesia-India Makin Lengket

Saat saya menjabat sebagai Menteri kebudayaan, saya tengah berada di Doha dan melihatnya berubah menjadi ibu kota negara Arab yang sukses. Dan pemimpin Qatar saat itu, mengatakan bahwa kami tidak ingin Doha hanya menjadi pusat budaya Arab di satu tahun saja. Kami ingin menjadi pusat bu­daya negara Arab selamanya.

Inilah yang sudah kami dapat hingga kini. Sekarang kami me­miliki museum terbaik, bioskop hingga desa budaya terbaik di dunia.

Untuk pendidikan, kami memi­liki delapan universitas kelas du­nia. Enam di antaranya adalah universitas besar di Amerika Serikat. Semuanya berada di satu kota.

Kini Qatar sudah menjadi pusat diplomasi budaya dunia. Bukan hanya pusat diplomasi dunia, tapi diplomasi dan juga budaya.

Baca juga : Tinggal Kunci Mobil Mewah Di Parkiran

Apakah nantinya Qatar akan mengadakan pertukaran di bidang lain? Misalnya media

Ini akan menjadi bahan per­timbangan bersama duta besar kami. Kami ingin jurnalis Indonesia melihat perkembangan Qatar pasca Piala Dunia.

Seperti yang anda tahu, Piala Dunia 2022 adalah acara tersuk­ses FIFA di negara tuan rumah Muslim. Tidak ada satupun insiden berarti terjadi selama Piala Dunia 2022 berlangsung.

Jutaan orang dari berbagai negara datang ke Qatar dengan berbagai budaya mereka. Dan ada dua kesimpulan luar biasa yang saya terima dari Piala Dunia 2022.

Baca juga : Batik Bakal Hiasi Mobil Hyundai Edisi Khusus

Yang pertama, sebuah per­nyataan dari seorang jurnalis perempuan yang meliput Piala Dunia. Dari sekian banyak Piala Dunia yang dia liput, baru di Piala Dunia Qatar dia tidak mendapatkan gangguan selama bertugas.

Yang kedua, seorang teman dari Inggris mengatakan bahwa dia baru kali ini bisa bersenang-senang dan bergembira tanpa alkohol.

Ini yang membuat kami sangat bangga dengan pelaksanaan Piala Dunia 2022. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense