RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan, tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban gempa Taiwan.
Melansir CNN International, gempa M7,2 (Badan Gempa Amerika Serikat/USGS menyebut M7,4) yang mengguncang Taiwan pada Rabu (3/4/2024) pukul 07.58 waktu setempat, telah mengakibatkan 7 orang tewas, lebih dari 700 orang luka-luka, dan meruntuhkan 100 bangunan.
Baca juga : Sisa Ledakan Disterilkan, Warga Terdampak Aman
Gempa ini juga sempat memicu peringatan tsunami di Taiwan, Jepang, dan Filipina. Meski akhirnya dicabut. Ini adalah gempa terdahsyat di Taiwan, sejak 25 tahun lalu.
"Kemlu sudah melakukan koordinasi dengan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei dan KBRI Tokyo. Alhamdulillah, tidak ada WNI yang menjadi korban gempa. Baik di Taiwan ataupun Jepang Selatan, di Prefektur Okinawa,” kata Juru Bicara Kemlu Lalu Muhammad Iqbal melalui pesan video, Rabu (3/4/2024).
Baca juga : Ketemu Pratik, Rosan Tak Bicara Politik
“Kami terus memantau perkembangan melalui simpul-simpul masyarakat dan otoritas setempat,” imbuhnya.
Melalui laman Instagram resminya, KDEI Taiwan mengimbau WNI di Taiwan, terutama yang berada di wilayah Hualien, untuk mewaspadai potensi gempa susulan.
Baca juga : Bos Pertamina Pastikan Pasokan BBM Dan LPG Aman Jelang Lebaran
WNI di Taiwan diminta mengikuti perkembangan dari Otoritas Taiwan atau KDEI Taipei.
Jika terdampak atau mengetahui ada yang terdampak gempa, segera hubungi KDEI Taipei melalui hotline PWNI-Pensosbud pada +886 901 132 000 atau +886 987 587 0000.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.