BREAKING NEWS
 

Menjelajahi Keindahan Negeri Singa Atlas (13-Tamat)

Ke ‘Kota Benteng’ Rabat Yang Diakui UNESCO

Reporter & Editor :
MUHAMMAD RUSMADI
Sabtu, 10 Agustus 2024 07:07 WIB
Kasbah atau Benteng Udaya dibangun pada 1121-1269 M di sebuah bukit, di mulut Sungai Bou Regreg, Rabat, Maroko. [Foto: Muhammad Rusmadi / Rakyat Merdeka / RM.id]

 Sebelumnya 
Almohad atau Muwahhidun adalah Dinasti Berber (1133-1269) yang mengalahkan kekuasaan Al-Murabithun (Almoravid), sehingga menguasai hampir seluruh Afrika Utara.

Muwahhidun lalu menambahkan sebuah istana dan masjid dan menamainya al-Mahdiyya, diambil dari nama leluhur mereka, al-Mahdi Ibn Tumart.

Baca juga : Kota Fes, Mekkahnya Maroko & Athenanya Afrika

Bagian yang paling banyak membuat orang kagum adalah Gerbang Agung Kasbah (Bab Oudaya). Gerbang monumental kasbah yang terletak di atas bukit dan menghadap ke Rabat di bawahnya, dianggap sebagai salah satu gerbang terindah dalam arsitektur Almohad dan Maroko.

Dikenal dengan nama Bab Oudaia (Gerbang Udaya) atau Bab al-Kbir (Gerbang Agung), gerbang ini dibangun oleh Khalifah Al-Muwahhid, Ya'qub al-Mansur antara tahun 1195 dan 1199, disisipkan ke dalam dinding kasbah sebelumnya yang dibangun oleh Abd al-Mu'min sekitar tahun 1150.

Bab Oudaia (Gerbang Udaya) atau Bab al-Kbir (Gerbang Agung), dibangun oleh Khalifah Al-Muwahhid, Ya'qub al-Mansur antara tahun 1195 dan 1199 M. [Foto: Muhammad Rusmadi / Rakyat Merdeka / RM.id]

Baca juga : Presiden Al-Qarawiyyin Kenang Ikut Sambut Soekarno

Gerbang ini memiliki eksterior luar (menghadap ke arah tenggara ke arah kota) dan eksterior dalam (menghadap ke arah timur laut ke Jalan Masjid), yang keduanya didekorasi dengan mewah.

Gerbang besar itu sebagian besar bersifat seremonial dan memiliki nilai pertahanan yang kecil, mengingat posisinya yang sudah berada di dalam tembok kota. Tidak seperti Bab er-Rouah, gerbang barat berhias di tembok kota Rabat, yang dibangun sekitar waktu yang sama, gerbang itu tidak diapit oleh menara pertahanan yang sebenarnya.

Baca juga : Al-Qarawiyyin, Dari Masjid Jadi Kampus Tertua Dunia

Dekorasi ukiran di sekitar pintu masuk lengkung tapal kuda, menampilkan pita melengkung dari bentuk-bentuk geometris yang saling bertautan (khususnya, pola yang dikenal sebagai darj wa ktaf, yang biasa terlihat dalam arsitektur Maroko), yang diletakkan di dalam bingkai persegi panjang yang digariskan oleh hiasan prasasti Al-Qur'an dalam aksara Arab Kufi.

Sementara bangunan tertua saat ini di lokasi Kasbah adalah masjid utamanya, Jama' al-'Atiqa (Masjid Tua). Berasal dari pembangunan yang dilakukan Abd al-Mu'min pada tahun 1150, masjid ini sebagian besar dipugar pada abad ke-18, pada masa pemerintahan Sultan Mohammed ben Abdallah. (*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense