Sebelumnya
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu merengek, meminta AS segera menurunkan bantuan untuk pasukannya. Permintaan ini muncul di tengah keterbatasan militer Israel menghancurkan situs pengayaan uranium Fordow milik Iran yang berada di dalam gunung dan sangat terlindungi.
Baca juga : Zelensky Tetap Presiden Selama Perang Sama Rusia
Netanyahu minta Trump memberikan bantuan berupa pesawat pengebom bunker. “Israel tidak memiliki bom penghancur bunker dan pesawat pengebom berat yang dibutuhkan untuk menghancurkan situs Fordow yang terletak di dalam pegunungan dan jauh di bawah tanah,” ujarnya.
Baca juga : Trump Tuding Zelensky Diktator, Eropa Meradang
Sejauh ini, Pemerintahan Trump tetap menjaga jarak dari operasi militer Israel dan menilai bahwa serangan balasan Iran ke target AS akan dianggap tidak sah. Namun, seorang pejabat Israel yang tak mau disebutkan namanya mengklaim kepada Axios, Sabtu (14/6/2025), bahwa Trump akan membantu jika sangat diperlukan.
Baca juga : Uni Eropa Semakin Relevan Jalin Ikatan Dengan ASEAN
“Washington masih wait and see,” ujar si pejabat itu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.