BREAKING NEWS
 

Damiri Bersyukur Meski Kehilangan Jempol Kaki

Reporter & Editor :
MUHAMMAD RUSMADI
Rabu, 20 Mei 2026 07:20 WIB
Damiri (66 tahun), jemaah haji asal Tegal, Jawa Tengah. (Foto: Rusma/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Laporan Wartawan Rakyat Merdeka Muhammad Rusmadi Dari Tanah Suci, Makkah

Senyum tetap menghiasi wajah Damiri meski sebagian tubuhnya harus tertinggal di Tanah Suci. Jemaah haji asal Kabupaten Tegal itu menjalani amputasi jempol kaki kiri saat menunaikan ibadah haji di Arab Saudi. 

Di tengah proses pemulihan yang masih berlangsung, Damiri justru mengaku bersyukur karena masih dapat melanjutkan rangkaian ibadah hajinya.

“Sedih enggak. Malah senang,” ujar Damiri sambil tersenyum kecil ketika ditemui di hotel khusus jemaah lansia sektor 2 Makkah. 

Pria berusia 66 tahun tersebut sehari-hari bekerja sebagai petani di kampung halamannya. Keberangkatan tahun ini menjadi pengalaman pertama dirinya menunaikan ibadah haji bersama sang istri. 

Awalnya, perjalanan ibadah Damiri berjalan lancar sejak tiba di Madinah. Dia masih mampu menjalani aktivitas ibadah sebagaimana jemaah lain. 

Namun, kondisi kesehatannya mulai terganggu ketika salah satu kakinya mengalami pembengkakan. Saat itu, Damiri menganggap keluhan tersebut hanya kelelahan biasa akibat padatnya aktivitas selama berada di Tanah Suci. 

Baca juga : Pratama Persadha: Ada Risiko Kebocoran Data Dan Identitas Pengguna

Dia memang memiliki riwayat penyakit diabetes dan asam urat. Meski demikian, Damiri sempat tidak terlalu mengkhawatirkan kondisi tersebut. 

Setelah menyelesaikan umrah wajib di Makkah, rasa nyeri di bagian kaki semakin parah. Pembengkakan yang dialaminya tidak kunjung membaik hingga akhirnya dia menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. 

Hasil pemeriksaan menunjukkan kadar gula darah Damiri meningkat drastis hingga mencapai sekitar 500 mg/dL. Kondisi tersebut membuat luka di bagian kaki kirinya semakin memburuk. 

Warna luka perlahan berubah menjadi kehitaman. Tim dokter kemudian memutuskan tindakan amputasi pada jempol kaki kirinya guna mencegah infeksi menyebar ke bagian tubuh lain. 

“Kalau sudah hitam begitu memang harus dibersihkan,” kata Damiri. 

Adsense

Tindakan operasi dilakukan di Rumah Sakit King Abdul Aziz, Makkah. Seluruh biaya pengobatan dan penanganan medis ditanggung Pemerintah Arab Saudi. 

Meski harus kehilangan jempol kaki, Damiri tetap merasa bersyukur karena operasi dilakukan setelah dirinya menyelesaikan umrah wajib. 

Baca juga : Dave Laksono: Bentuk Penguatan Tata Kelola Ruang Digital

“Untungnya sesudah umrah wajib,” ujarnya. 

Selama menjalani masa pemulihan, Damiri ditempatkan di kamar khusus jemaah lansia. Fasilitas di kamar tersebut dirancang untuk mendukung kenyamanan dan mobilitas jemaah lanjut usia maupun penyandang disabilitas. 

Di area kamar mandi hingga sisi tempat tidur tersedia pegangan besi yang membantu jemaah bergerak lebih aman. Fasilitas itu dinilai sangat membantu aktivitas sehari-hari selama masa pemulihan. 

“Terbantu sekali,” katanya. 

Kini kondisi Damiri perlahan membaik. Dia mulai kembali berjalan tanpa terlalu bergantung pada kursi roda meski masih dilakukan secara perlahan. 

Setiap hari, Damiri juga rutin mengikuti salat berjemaah bersama jemaah lansia lainnya di area lobi hotel. Semangatnya menjalani ibadah tetap terlihat meski baru menjalani operasi beberapa waktu lalu. 

Petugas sektor 2 Daerah Kerja Mak­kah menjelaskan, layanan khusus tersebut merupakan bagian dari penguatan program haji ramah lansia dan disabilitas pada penyelenggaraan haji tahun 2026.

Baca juga : DPR Anggap Review MSCI Momentum Perkuat Bursa

Menurut petugas, perhatian terhadap jemaah dengan risiko kesehatan tinggi terus diperkuat, mulai dari layanan akomodasi, pendampingan kesehatan, hingga fasilitas pendukung mobilitas. 

Petugas juga mengingatkan seluruh jemaah, khususnya yang memiliki penyakit penyerta seperti diabetes, hipertensi, maupun asam urat, agar tidak menunda pemeriksaan apabila mengalami keluhan kesehatan. 

“Kalau ada gejala langsung periksa. Jangan ditunda,” ujar petugas. 

Kisah Damiri menjadi gambaran tentang perjuangan jemaah lansia menjalani ibadah di tengah keterbatasan fisik. Di balik kehilangan yang dialaminya, Damiri tetap menunjukkan rasa syu­­kur dan semangat untuk menuntaskan rukun Islam kelima di Tanah Suci.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense