Sebelumnya
Maklum Lubarto tidak bisa berbahasa Indonesia, dan Bahasa Inggrisnya pun terbatas. Selama ini dia mendengar tentang Indonesia dari bapaknya.
Lubarto merasa dekat kembali dengan Indonesia setelah mengikuti beberapa kali Festival Indonesia, dan mulai melakukan kontak dengan para pengusaha Indonesia. Kebetulan dia sekarang bergabung dengan Asosiasi Ekspor dan Impor yang diprakarsai oleh kantor Walikota Moskow.
Baca juga : Gigi Hadid, Perdana Pamer Baby Bump
Saya beberapa kali mendorong kepada dia untuk berkunjung ke tanah leluhur orang tuanya dan sekaligus menjadi jembatan penghubung bisnis antar dua negara. Saya katakan dia orang yang sangat tepat.
Walaupun telah menjadi warga negara Rusia, bapaknya adalah asli Indonesia. Sekarang ini Indonesia sudah sangat terbuka untuk kaum diaspora, apa pun latar belakangnya.
Baca juga : Santunan Rp 300 Juta Per Orang Disalurkan Kepada Nakes
Pada pertemuan 16 Juli kemarin, saya sengaja menemuinya untuk pamitan karena masa tugas saya akan berakhir bulan ini. Saya memberikan cendera mata berupa gunungan, dengan harapan dia tidak akan melupakan asal-usulnya.
Kali ini dia berjanji akan datang ke Indonesia dengan misi bisnis sambil menengok tanah leluhurnya di daerah Banyumas. Saya usulkan dia bertemu dengan pejabat di Banyumas, menjalin dengan pegusaha lokal dan dapat menjadi “Duta” Banyumas di Rusia. Dia pun menyambut baik ide itu. Keinginannya untuk pergi ke Indonesia semakin mantap.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.