Sebelumnya
Semenjak diselenggarakan Festival Indonesia Agustus 2016, mereka mulai muncul dan bahkan datang di upacara peringatan HUT RI. Saya selalu ngobrol dengan mereka, dan saya melihat tidak ada tanda-tanda rasa “benci” terhadap Indonesia dari ekpresi mereka. Kenyataannya memang mereka benar-benar sudah menjadi “orang” Rusia.
Sewaktu pertama kali bertemu di acara festival di Hermitage Garden, merekalah yang pertama kali memperkenalkan diri bahwa ayahnya berasal dari Indonesia, namun kebanyakan tidak mengetahui ayahnya berasal dari mana.
Ketika saya menyelengarakan pertemuan dengan kalangan Indonesianis pada 10 Desember 2019, banyak dari mereka pun hadir berbaur dengan para Indonesianis lain. Sebagian sudah sangat senior.
Baca juga : Gigi Hadid, Perdana Pamer Baby Bump
Dari 45 undangan yang disebar KBRI Moskow, hadir sekitar 90 orang. Ini luar biasa sekaligus membanggakan, mengingat sekitar 75 persen berasal dari generasi muda, baik dari masayarakat lokal, mahasiwa pecinta Indonesia, kawin campur maupun generasi kedua dan bahkan ketiga dari eks Mahid.
Bahkan hadir seorang anak perempuan yang masih belajar di tingkat College dari keluarga kawin campur, yang berpidato dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang lumayan bagus, walaupun dengan sedikit dialek Rusia.
Empat tahun empat bulan saya bertugas di Rusia, jarak tidak membuat kendala bagi hubungan negara dan rakyat kedua negara. Saya senang, wisatawan Rusia meningkat hampir 100 persen dari sekitar 80 ribu di tahun 2016 menjadi hampir 160 ribu di tahun 2019. Demikian juga wisatwan Indonesia yang berkunjung ke Rusia meningkat dari sekitar 5 ribu di tahun yang sama menjadi sekitar 30 ribu di tahun 2018.
Baca juga : Santunan Rp 300 Juta Per Orang Disalurkan Kepada Nakes
Tidak sulit menemukan boneka matryoska di Rusia yang bergambar Presiden Sukarno dan Presiden Jokowi di pusat belanja souvenir terkenal Ismailovo. Pedagang di sana bahkan ada yang bisa berbahasa Indonesia.
Spasibo Rusia.
Moskow, 18 Juli 2020.
Baca juga : Klinik PHT Koto Panjang Masifkan Gerakan Bertani Ramah Lingkungan
Duta Besar RI untuk Federari Rusia dan Republik Belarus (April 2016-Juli 2020)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.