Sebelumnya
Ketika Su mulai berbicara, anggota parlemen KMT melemparkan ember dengan isi perut babi ke arahnya, dan beberapa anggota parlemen saling baku tinju.
Di antara perkelahian tersebut, adegan paling keras adalah yang melibatkan sekelompok legislator KMT dan Chen Powei dari Partai Pembangunan negara Taiwan.
Baca juga : Tips Terhindar Covid-19 di Musim Hujan, Selalu Bawa Masker Cadangan
Su segera mundur, tetapi kemudian bangkit kembali untuk mencoba dan mengajukan pertanyaan, yang suaranya diredam oleh anggota parlemen KMT.
DPP mengutuk protes tersebut, dengan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa membuang isi perut babi adalah pemborosan makanan yang “membuat bau” di lantai parlemen dan “menjijikkan”.
Baca juga : Pengangkatan Guru HonorerĀ Bisa Atasi Kekurangan GuruĀ
DPP menyerukan untuk kembali ke debat rasional. KMT menuduh keputusan impor daging babi telah dipercepat dan merupakan ancaman kesehatan.
Namun, tuduhan itu dibantah DPP. Menurut Reuters, Taiwan adalah negara demokrasi yang kacau dan pertempuran sering terjadi di parlemen. [DAY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.