RM.id Rakyat Merdeka - Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad meminta maaf kepada publik, karena melanggar bagian protokol protokol kesehatan (prokes), berupa prosedur operasi standar (SOP) Covid-19. Pelanggaran dilakukan dalam acara amal di Langkawi, Kedah baru-baru ini.
Dalam pernyataannya, Rabu (12/5), Mahathir mengatakan, dia melanggar salah satu protokol kesehatan yang wajib dijalankan selama pandemi, yaitu mengukur suhu tubuh.
Dikutip The Star, Rabu (12/5), Mahathir mengatakan, dia akan menerima hukuman apapun yang dijatuhkan sesuai dengan hukum. Kepatuhan terhadap SOP, tambahnya, tidak boleh dianggap enteng untuk membantu menghentikan penyebaran virus Corona.
“Pada 8 Mei, saya kembali ke Langkawi untuk meresmikan beberapa acara amal sehubungan dengan bulan Ramadan dan perayaan Idul Fitri yang akan datang di daerah pemilihan saya,” terang Mahathir.
Baca juga : Lonjakan Kasus Corona, Malaysia Open Ditunda
“Saya diberi tahu bahwa di salah satu acara saya, saya telah melanggar SOP karena suhu tubuh saya tidak diukur sebelum masuk masjid,” ucapnya sambil menambahkan bahwa dia menyesal dan meminta maaf kepada seluruh rakyat Malaysia.
Baru-baru ini, video berdurasi 150 detik Mahathir dan rombongannya memasuki Tsunami Surau Batu Arang di Kuala Teriang, Kuah menjadi viral. Video memperlihatkan Mahathir memasuki gedung, setelah melepas sepatunya tanpa diperiksa suhunya. [DAY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.