RM.id Rakyat Merdeka - Juru Bicara Militer rezim Zionis (Israel Defense Forces/IDF) untuk media Arab, Letnan Kolonel Avichay Adraee mengatakan, 11 orang tewas dalam serangan roket dari Jalur Gaza ke wilayah pendudukan.
Baca juga : Koran Israel Akui Kemenangan Hamas Palestina
Namun, televisi Aljazeera mengutip media-media Israel menyatakan, sebanyak 12 warga Zionis tewas dalam serangan tersebut. “Sejak awal konflik, 3.330 roket telah ditembakkan dari Gaza, kebanyakan dari bagian utara,” kata Adraee, dikutip laman Farsnews, Selasa (18/5/2021).
Baca juga : Pejuang Palestina: Kami Masih Punya Banyak Kejutan
Dia menuturkan, pengeboman beruntun oleh Israel ke Gaza, juga bertujuan melemahkan kekuatan militer Hamas. “Kami tidak akan menurunkan tensi ketegangan, selama serangan Hamas dan Jihad Islam Palestina masih berlanjut. “Hamas dan Jihad Islam punya sekitar 12.000 rudal yang sulit dihancurkan sepenuhnya,” ujar Adraee.
Baca juga : Jaminan Rp 25,8 Miliar Diterima, Ronaldinho Segera Bebas dari Penjara
Menurutnya, Hamas masih mampu melanjutkan serangannya ke Israel. “Roket-roket yang ditembakkan dalam perang ini adalah jumlah terbesar dalam sejarah (konflik dengan ) Israel,” ungkapnya kutip Pars Today. [RSM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.