BREAKING NEWS
 

Kutukan Demang Sarka

Senin, 28 Maret 2022 06:10 WIB
DR Ki Rohmad Hadiwijoyo
Dalang Wayang Politik

 Sebelumnya 
Dursasono bukannya langsung menuju Hastina. Dursasono justru maju ke medan perang untuk menyerang Pandawa. Padahal, dalam perang Baratayuda ada aturan yang harus ditaati oleh kedua belah pihak. Termasuk penunjukan senopati harus diumumkan. Dan perang harus pada siang hari. Rupanya Dursasono menyerang Pandawa pada malam hari untuk mencari kelemahan Pandawa.

Baca juga : Strategi 3W Puntodewa

Dursasono harus melewati Sungai Cing Guling untuk menuju pesanggrahan Pandawa. Untuk menyeberang sungai harus menaiki perahu. Demang Sarka tukang seberang Sungai Cing Guling senang mendapat order menyeberangkan Dursasono. Harapan membawa pulang rezeki sudah terbayang di depan mata. Namun sayang sekali, setelah berhasil menyeberang bukan upah yang diterima. Demang Sarka justru dibunuh Dursasono yang menolak untuk membayar ongkos seberang.

Baca juga : Makna Kemping Parikesit

Sebelum tewas, Demang Sarka sempat mengutuk Dursasono. Kelak Dursasono akan menerima balasan atas perilaku sewenang-wenangnya kepada wong cilik. Dursasono tewas mengenaskan di tangan Bima.

Baca juga : Menang Kalah Jadi Abu

“Jangan pernah menyakiti wong cilik kalau ingin selamat,” celetuk Petruk, membuyarkan lamunan Romo Semar. “Betul, Tole. Suro diro jayaningrat lebur dening pangastuti. Keserakahan dan sewenang-wenang akan dikalahkan oleh keadilan. Jangan sampai ramalan The Economist jadi kenyataan,” sahut Semar. Oye.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense