Tausiah Politik
Sebelumnya
Kata bakkah (dari akar kata: Bakka-yabukku-bakkan, berarti miskin), seperti yang diabadikan dalam Al-Qur’an: Bakkata mubarakan (Q.S. Ali ‘Imran/3:96). Ibnu Mandhur juga mengemukakan arti Bakkah dengan ‘di antara dua gunung’ (ma bain al-jabalain), karena kota Makkah, khususnya kawasan Masjid Haram dikelilingi oleh pegunungan.
Bakkah sama pengertiannya dengan zahama berarti mendesak, berdesakan, bersaing (tazaham), seperti dikatakan dalam hadis: Fatabak al-nnas ‘alaihi, artinya manusia datang berdesak-desakan kepadanya). Disebut Bakkah karena manusia datang dari berbagai penjuru dan berdesak-desakan di jalan dan dalam melaksanakan thawaf mengelilingi Ka’bah.
Baca juga : Batas Tanah Haram, Kota Berkah
Sebagian ulama berpendapat, kata Bakkah ialah kandungan atau inti kota Mekkah, sedangkan Mekkah meliputi wilayah geografisnya.
Ulama lain mengatakan Makkah dan Bakkah sama saja pengertiannya (interchangeable). Orang-orang Arab yang kesulitan menyebut huruf mim (Makkah) bisa menyebutnya dengan Bakkah. Keduanya tidak memiliki perbedaan.
Baca juga : Menyingkap Misteri Hijir Ismail
Namun, dalam sumber-sumber dalam kitab Tashawuf, yang juga dijelaskan di dalam Lisan al-‘Arab, kedua nama itu memiliki perbedaan. Kata Bakkah ialah nama tempat dimana Ka’bah didirikan. Sedangkan Makkah ialah nama keseluruhan kota Mekkah (Bakkah maudhi’ al-bait wa sair ma haulahu Makkah).
Nama Bakkah lebih berkonotasi spiritual ketimbang nama Makkah. Meskipun keduanya dapat dibedakan, simpul yang menyatukannya ialah Ka’bah. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.