BREAKING NEWS
 

Menggagas Fikih Siyasah Indonesia (68)

Mewaspadai Ketika Agama Menjadi Legitimasi Politik

Senin, 7 Agustus 2023 05:58 WIB
Nasaruddin Umar
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Ketika sebuah rezim mem­peralat agama sebagai ke­kuatan legitimasi untuk mengu­kuhkan kekuasaan, maka pada saat itu agama akan tampil dengan wajah garang. Ini mengingat­kan kita ketika paruh pertama rezim Orde Baru yang mengon­trol agama sedemikian kuatnya. Seolah-olah agama, khususnya Islam, menjadi bagian dari ancaman strategis nasionalisme yang perlu dimata-matai. Berbagai akronim menakutkan ikut mengambil bagian, seperti komando jihad, kelompok funda­mentalis, aliran sesat, NII, dan akronim lainnya.

Baca juga : Tidak Menghilangkan Daya Jihad Agama

Aktifis agama ­seringkali diperhadapkan dengan institusi negara yang menakutkan seperti zaman Orde Baru ada Kopkamtib yang pernah memiliki kewenangan amat luas itu. Yang ideal sebenarnya ialah agama menjadi partner aktif peme­rintah di dalam mewujudkan cita-cita NKRI.

Baca juga : Tidak Boleh Menghilangkan Fungsi Kritis Agama

Idealnya, agama (baca: Syari’ah) tidak ditarik ke da­lam tataran yang lebih formal-praktis, sehingga riskan untuk dipergunakan oleh kelompok-kelompok tertentu yang memiliki kepentingan subyektif, yang pada akhirnya nilai-nilai agama dipolitisir untuk mencari dukungan atau sebaliknya mencekal lawan-lawan politinya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense