BREAKING NEWS
 

Menggagas Fikih Siyasah Indonesia (89)

Mencontoh Ketegasan Nabi Terhadap Korupsi (2)

Minggu, 10 September 2023 05:45 WIB
Nasaruddin Umar
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Jika seandainya para pejabat dan pemimpin negeri ini konsisten seperti yang dilakukan Nabi, maka sudah barangtentu bangsa ini akan mencapai kemajuan lebih besar lagi. Dalam keadaan masih sedang perang melawan korupsi saja Indonesia bisa survive di tengah krisis ekonomi dan moneter dunia, apatah lagi jika seandainya korupsi di negeri ini sudah betul-betul bisa dibersihkan. Tentu investasi dari Negara-negara lain akan berjubel menanamkan atau mengamankan dananya ke Indonesia.

Baca juga : Mencontoh Ketegasan Nabi Terhadap Korupsi (1)

Namun, karena adanya kekhawatiran dari dampak korupsi yang belum tuntas, maka di antara investor masih memikir-mikir untuk berinvestasi di Indonesia. Jika masyarakat bangsa Indonesia bersatupadi melawan dan memberantas korupsi, maka sudah barangtentu nasib bangsa ini akan lebih baik lagi.

Baca juga : Menutup Pintu Korupsi: Sogok (Risywah)

Sikap tegas yang ditunjukkan Nabi terhadap KKN kira­nya memotivasi kita ­untuk menegakkan sendi-sendi keadilan di dalam kehidupan berbangsa. Praktek kolusi, korupsi, dan nepotisme yang terbukti membebani bangsa sudah saatnya segera dibe­rantas. Aparat keamanan dan semua pihak termasuk masya­rakat luas perlu mendukung langkah-langkah KPK dan peme­rintah di dalam memberantas KKN.

Baca juga : Pelajaran Politik Dari Ratu Balqis

Tahun ini masyarakat bangsa kita akan memilih wakil-wakilnya dan Kepala Negaranya ­untuk ­periode lima tahun mendatang. Semoga yang terpilih kelak ialah ­mereka yang berani mengatakan “tidak” terhadap KKN. Dengan menggunakan bahasa dan motivasi agama di dalam mencegah KKN semoga berhasil, insya Allah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense