Tausiah Politik
Sebelumnya
Ayat-ayat tersebut di atas sangat tegas mengingatkan manusia agar pengelolaan alam semesta tidak melanggar rambu-rambu yang telah ditetapkan di dalam kitab suci, khususnya dalam Kitab Suci Al-Qur’an. Sebab, makin besar kebebasan yang tak terkendali di dalam pengelolaan alam semesta semakin besar pula resiko yang harus harus ditanggung umat manusia.
Baca juga : Memahami Dalil-dalil Lingkungan Hidup: Perspektif Abrahamic Religions (2)
Kita tidak boleh terlambat mengantisipasi progress kecepatan manusia melakukan eksploitasi alam semesta. Jangan sampai kecepatan kerusakan alam jauh melampaui uapaya perbaikan yang dilakukan. Lingkungan hidup sebagai sumber daya mempunyai regenerasi dan asimilasi yang terbatas. Selama eksploitasi atau penggunaannya di bawah batas daya regenerasi atau asimilasi, maka sumber daya terbaharui dapat digunakan secara lestari. Akan tetapi apabila batas itu dilampaui, maka sumber daya akan mengalami kerusakan dan fungsinya sebagai faktor produksi dan konsumsi atau sarana pelayanan akan mengalami gangguan. Upaya memelihara dan memakmurkan lingkungan hidup tersebut bertujuan untuk melestarikan daya dukung lingkungan yang dapat menopang secara berkelanjutan pertumbuhan dan perkembangan yang kita usahakan dalam pembangunan. Walaupun lingkungan berubah, kita usahakan agar tetap pada kondisi yang mampu untuk menopang secara terus-menerus pertumbuhan dan perkembangan, sehingga kelangsungan hidup kita dan anak cucu kita dapat terjamin pada tingkat mutu hidup yang makin baik. Konsep pembangunan ini lebih terkenal dengan pembangunan lingkungan berkelanjutan.
Baca juga : Memahami Dalil-dalil Lingkungan Hidup: Perspektif Abrahamic Religions (1)
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa, 30 Januari 2024 dengan judul "Teologi Lingkungan Hidup (122), Memahami Dalil-dalil Lingkungan Hidup: Perspektif Abrahamic Religions (3)"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.