Tausiah Politik
Sebelumnya
Larangan merusak rumah-rumah ibadah agama lain sungguh sangat mengesankan. Tradisi ini terus dipertahankan hingga saat ini. Gereja-gereja tua berdiri di mana-mana di setiap negara muslim. Bahkan anggaran perawatannya diberikan dari kas negara yang notabene umumnya dipungut dari umat Islam melalui pundi-pundi amalnya seperti jizyah, hibah, hibah, dan pemasukan lain yang tidak ditentukan penggunaannya secara khusus oleh Al-Qur’an dan hadis, seperti zakat dan waqaf.
Baca juga : Membesuk Non-Muslim Yang Sakit
Para sahabat (Khulafa’ al-Rasyidun) memberi kesempatan umat beragama lain beribadah di rumah ibadah mereka masing-masing. Jika ada rumah ibadah yang roboh dan menyebabkan warganya terlunta-lunta di dalam menjalankan ibadahnya, maka umat Islam diminta untuk turun tangan membantu saudaranya, yang penting tidak diambil dari Zakat dan Waqaf, karena itu perentukannya sudah jelas.
Baca juga : Membuka Pintu Bagi Warga Non-Muslim
Agak ironis sebenarnya peristiwa yang sering terjadi di dalam sejarah. Antara penganut agama Yahudi dan agama Kristen pernah terjadi bunuh-bunuhan yang sangat mengerikan. Hal yang sama juga pernah terjadi antara penganut agama Kristen dan agama Islam yang diabadikan dengan nama Perang Salib. Padahal ketiga kelompok agama ini sesungguhnya berasal dari satu kakek, yaitu Nabi Ibrahim. Ketiga kelompok agama ini sering disebut sebagai Abrahamic Religion atau Semitic Religion, yang basicnya sama-sama sebagai agama monoteisme. Jika saja ketiga agama ini berdamai secara monumental maka separoh ketegangan dunia berakhir.
Baca juga : Memupuk Cinta Sejati Antara Sesama Makhluk
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Sabtu, 3 Agustus 2024 dengan judul "Akhlak Nabi Terhadap Warga Non-Muslim (3) Membantu Pembangunan Rumah Ibadah Non-Muslim"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.