Tausiah Politik
Sebelumnya
Banyak contoh terbalik bisa dikemukakan. Kurang seronok apa pakaian suku Wamena Irian Jaya, tetapi menurut statistik angka kejahatan seksualnya lebih rendah dari pada masyarakat berpakaian “lengkap”. Namun contoh ini tidak bisa dijadikan dasar logika untuk membenarkan model semacam itu.
Baca juga : Trend Jilbab (6): Jilbab Sebagai Multi Fenomena
Agama, budaya, status sosial, dan situasi-situasi khusus ikut menentukan mode busana, sebagaimana dapat dilihat di bagian pertama tulisan ini. Keadaan dan momen-momen tertentu juga bisa berpengaruh terhadapa model busana.
Baca juga : Karakter Khusus Nilai Universal Islam : Trend Jilbab (6) : Wacana Jilbab Dalam Fikih
Mode busana selalu mengikuti perkembangan obyektif suatu masyarakat. Kondisi geografis, topografi, klimatologi, agama, budaya, strata sosial, dan lain sebagainya, ikut serta menentukan mode, corak, bahan, motif, dan ketentuan penggunaan mode.
Baca juga : Karakter Khusus Nilai Universal Islam: Trend Jilbab (5): Wacana Jilbab Dalam Hadis
Kawasan Timur Tengah yang hidup dalam keganasan padang pasir berdebu, terik panas matahari yang membakar, memaksa mereka hidup dengan pakaian khusus. Penduduk di daerah kutub, yang hidup di hamparan salju yang dingin menusuk, memaksa mereka menciptakan mode dan bahan busana tertentu. Pakaian “terbuka” atau “tertutup” tidak otomatis menjadi cerminan kepribadian dan kesadaran religius seseorang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.