Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Al-Quran sebagai wahyu suci dari Allah SWT, dapat menggetarkan hati jika dibaca atau didengar dengan penuh kesungguhan hati, sebagaimana disebutkan dalam ayat: Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhanlah mereka bertawakal. (Q.S. Al-Anfal/8:2).
Dalam ayat lain disebutkan: (yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, orang-orang yang sabar terhadap apa yang menimpa mereka, orang-orang yang mendirikan sembahyang dan orang-orang yang menafkahkan sebagian dari apa yang telah Kami rezekikan kepada mereka (Q.S. Al-Haj/22:35).
Baca juga : Memuliakan Orang Tua
Al-Qur’an memang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dan umatnya, namun kehadirannya dapat dirasakan di dalam hati setiap orang.
Banyak orang yang secara teori memahami seluk beluk wahyu, bahkan mereka mendapatkan gelar dalam bidang Studi Al-Qur’an, namun bukan jaminan yang bersangkutan bisa merasakan kehadiran wahyu di dalam hati sanubarinya.
Baca juga : Mengontrol Social Saving
Kedalaman wahyu tidak sama bagi setiap orang. Ada yang baru sampai dalam tingkat memahami secara umam (knowing), ada yang memahami secara mendalam (understanding), ada yang memahami sekaligus menghayati dan merealisasikannya (realizing).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.