BREAKING NEWS
 

Beragama Dalam Keberagaman (47)

Agama Cina Hakka Di Singkawang

Selasa, 31 Desember 2024 06:29 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Agama bagi komunitas Cina Hakka di Singkawang, Kalimantan Barat, belum banyak diteliti. Baru pada tahun 2012, Puslitbang Keagamaan Kementerian Agama melakukan penelitian. Di antara hasil penelitiannya ditemukan bahwa Komunitas Cina Hakka di Singkawang ternyata memiliki agama atau kepercayaan lokal yang tidak identik dengan agama Konghucu, Hindu dan Budha.

Mereka memiliki rumah ibadah sendiri yang dinamai Pekong. Orang Cina Hakka Singkawang membedakan antara Kelenteng dan Pekong. Kelenteng bentuknya lebih besar daripada Pekong.

Dari segi fungsi, Kelenteng digunakan sebagai tempat untuk memuja dewa-dewa umum seperti Dewa Bumi, Dewi Rezki, Dewi Kwan Im, dan Dewa Pahlawan Perang. Sedangkan Pekong lebih banyak digunakan untuk memuja dewa-dewa khusus atau orang berwibawa yang dianggap setengah dewa seperti Lo Pong Pa, seorang gubernur orang Cina dalam abad ke 17 di Kalimantan Barat, yang patungnya disimpan di dalam Pekong.

Baca juga : Saksi Yehova

Bagi komunitas Cina Hakka di Singkawang, menurut penelitinya, rumah ibadah Pekong memiliki empat fungsi, yaitu:

1) Sebagai tempat sembahyang untuk memuja dewa-dewi setiap hari, setiap tanggal 1 dan 15 Imlek dan hari-hari besar Cina.

2) Sebagai arena pertemuan komunitas Cina secara internasional.

Baca juga : Aliran Semulajadi

3) Tempat tinggal/berlindung para dewa agar tidak kehujanan, kedinginan, dan kepanasan.

4) Sebagai pelindung bagi anggota masyarakat di sekitar Pekong dari pengaruh roh-roh jahat.

Adsense

Kalangan masyarakat sering mengasumsikan agama komunitas Cina Hakka di Singkawang adalah agama Budha dan yang lain menganggapnya agama Konghucu, tetapi ternyata tidak identik kedua-duanya.

Baca juga : Agama Tolotang

Mungkin memang ada yang merupakan kombinasi antara beberapa tradisi agama didalamnya. Akan tetapi mereka lebih percaya diri jika disebut penganut agama dan kepercayaannya sendiri.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense