BREAKING NEWS
 

Beragama Dalam Keberagaman (53)

Ahmadiyah

Selasa, 7 Januari 2025 05:54 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Salah satu agama, aliran, faham yang sering hangat diwacanakan ialah keberadaan Ahmadiyah. Di Indonesia sesungguhnya ada dua macam Ahmadiyah. Pertama Ahmadiyya Anjuman Isha’at-e-Islam Lahore, yang lebih popular dengan nama Ahmadiyah Lahore.

Kelompok ini membentuk organisasi bernama Gerakan Ahmadiyah Indonesia (GAI) yang berbadan hukum sejak tahun 1930 (Nomor IX tanggal 30 April 1930. Anggaran Dasar organisasi diumumkan Berita Negara tanggal 28 November 1986 Nomor 95 Lampiran Nomor 35).

Baca juga : Hindu Tamil Di Medan

Kedua, Ahmadiyya Muslim Jama’at, yang lebih popular dengan Ahmadiah Qadian. Kelompok ini juga membentuk organisasi bernama Jamaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) yang berbadan hukum sejak 1953 (SK Menteri Kehakiman RI No JA 5/23/13 Tanggal 13-3-1953.

Kedua kelompok tersebut (GAI dan JAI) mempunyai persamaan sebagai sebuah aliran yang mengagumi dan sekaligus mengikuti ajaran-ajaran Mirza Ghulam Ahmad (1835-1908), seorang tokoh yang dilahirkan di sebuah kota kecil yang bernama Qadian di negara bagian Punjab, India.

Baca juga : Agama Sikh

Ia kemudian diakui sebagai Mujaddid al Masih dan Al Mahdi. Di samping persamaan, kedua kelompok tersebut mempunyai perbedaan yang dapat dianggap prinsip. Di antara perbedaannya ialah Ahmadiyah Lahore atau GAI hanya mengakui Mirza Gulam Ahmad sebagai Mujaddid (Pembaharu), Kitab Tadzkirah bukan wahyu tetapi semacam ilham, dan amaliahnya mirip dengan umat Islam mayoritas di Indonesia.

Adsense

Sedangkan Ahmadiyah Qadian atau JAI mengakui Mirza Gulam Ahmad sebagai Nabi, Masih Mau’ud, Imam Mahdi, dan Isa bin Maryam. Walaupun penjelasan JAI mengakui bahwa predikat Nabi tentu bukan Nabi yang selevel dengan Nabi Muhammad SAW. Demikian pula Kitab Tadzkirah tentu juga tidak mungkin selevel dengan Kitab Suci Al-Qur’an.

Baca juga : Aliran Kepercayaan Kulowargo Kapribaden

Kedua kelompok tersebut di atas masing-masing memiliki pengikut. Hanya saja Ahmadiyah Lahore (GAI) kelihatannya agak tenang karena tidak menampilkan faham dan ajaran yang berbeda dengan mainstream muslim di Indonesia yang mayoritas beraliran Sunny.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense