Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Sebetulnya kedua kelompok ini secara objektif bisa dinilai tidak berbeda jauh. Apalagi jika dilihat dari sudut substansi yang diperjuangkannya. Keduanya sama-sama ingin meninggikan kalimat Allah SWT (li I’lai kalimatillah) dengan cara, taktik, strategi dan metodologi yang berbeda. Keduanya sama-sama ingin mewujudkan umat yang sejahtera lahir dan batin.
Keduanya juga mempunyai keinginan kuat untuk melihat umat Islam memiliki daya saing dengan bangsa-bangsa atau agama-agama lainnya.
Baca juga : Antara Deradikalisasi Dan Deliberalisasi (Bagian 1)
Persoalan di antara keduanya lebih kepada faktor komunikasi daripada faktor substansi. Jarak sosial di antara keduanya, sebetulnya bisa dijembatani oleh pihak ketiga.
Pemerintah dan para pemimpin ormas besar Islam seperti NU dan Muhammadiyah, dan ormas besar lainnya perlu membuat agenda bersama untuk menjembatani kedua kelompok putra-putri terbaik umat dan bangsa ini.
Baca juga : Deradikalisasi = Deislamisasi?
Mereka umumnya berasal dari kelompok usia produktif yang relatif masih muda. Elite-elite kedua kelompok ini sudah saatnya dipersatukan di dalam suatu tema sosial yang sama.
Pihak Kementerian Agama dengan segala keterbatasannya, sebetulnya sudah melakukan beberapa langkah ke arah itu. Misalnya dalam bentuk perkemahan sosial, kerja bakti kemanusiaan, gerakan dan aksi bersama melawan musuh bersama yang bernama kebodohan, kemiskinan dan kemelaratan, melawan narkoba, membantu korban gempa, dan lain sebagainya.
Baca juga : Siapa Yang Berhak Menentukan Sesatnya Sebuah Aliran?
Sudah sering juga diajak duduk bareng mendiskusikan suatu topik khusus yang dianggap tepat untuk dibicarakan kedua kelompok. Mungkin ini salah satu faktor, antara satu sama lain tidak lagi sering mengkafirkan satu sama lain. Namun demikian, tidak berarti jarak mereka sudah tidak ada masalah lagi. Masih ada agenda kita bersama untuk mensinergikan potensi luar biasa dari kedua kelompok umat ini.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.