BREAKING NEWS
 

Lima Langkah India Dalam Hadapi Peningkatan Kasus Covid-19

Senin, 9 Juni 2025 21:13 WIB
Prof. Tjandra Yoga
Pemerhati Kesehatan

RM.id  Rakyat Merdeka - Minggu (8/6/2025), India melaporkan terdapat kasus Covid-19 aktif lebih dari 6.000 orang, tepatnya 6.133 kasus. Dalam 48 jam terakhir saja, dilaporkan ada penambahan 769 kasus baru. Walaupun sebagian kasus adalah ringan, tetapi kematian akibat Covid-19 juga menjadi masalah tersendiri. Sejak Januari 2025, sudah ada 65 kematian akibat Covid-19 di India, dan dalam 24 jam terakhir ada 6 kematian.

Karena kenaikan kasus ini, India melakukan rapat yang langsung dipimpin oleh Direktur Jenderal Kesehatan setempat. Dengan perkembangan yang ada, kini India melakukan lima hal penting.

Pertama, melakukan mock drills untuk mengecek kesiapan kalau kasus terus meningkat.

Baca juga : Lima Antisipasi Cuaca Amat Panas Di Arafah Dan Mina

Kedua, Pemerintah Pusat India sudah memberi instruksi ke seluruh negara-negara bagian untuk menjamin ketersediaan 4 hal, yaitu oksigen, tempat tidur isolasi, ventilator, dan obat esensial yang diperlukan.

Adsense

Ketiga, surveilans diperketat dengan penerapan program terintegrasi (Integrated Disease Surveillance Programme) yang secara ketat memonitor dua hal, Influenza-Like Illness (ILI) atau gejala serupa influenza dan Severe Acute Respiratory Illness (SARI) atau gangguan pernapasan yang akut dan berat.

Keempat, memberlakukan kebijakan tes Covid-19 untuk semua kasus SARI yang dirawat di rumah sakit dan juga 5 persen kasus ILI.

Baca juga : Istana, Covid-19 Global Dan WHO

Kelima, menetapkan kebijakan bahwa hasil positif Covid-19 pada kasus SARI lalu dikirimkan untuk pemeriksaan Whole Genome Sequencing melalui jaringan Indian Council of Medical Research (ICMR) mereka yang memang cukup baik. Saya juga sudah beberapa kali mengunjungi ICMR ketika masih bertugas sebagai Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara yang berkantor di New Delhi.

Untuk negara kita, selain beberapa hari lalu dilaporkan beberapa kasus dari Jakarta, hari ini ada berita media massa bahwa ada dua warga Kalimantan Timur dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab antigen. Keduanya kini tengah menjalani perawatan di ruang isolasi RS setempat.

Tentu kita perlu surveilans ketat tentang perkembangan kasus di negara ini. Tentu kita serahkan pada Kementerian Kesehatan apakah akan (atau sudah) melakukan lima hal yang sudah dilakukan India di atas, atau barangkali ada pertimbangan lain.

Baca juga : Covid-19 Terus Merebak

Prof Tjandra Yoga Aditama
Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas YARSI/Adjunct Professor Griffith University Australia, Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI 2009-2014, Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara 2018–2020, dan dalam 2015–2020 berdomisili di New Delhi India

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense