Tausiah Politik
Sebelumnya
Mereka yang selamat mengungsi ke berbagai kota seperti Damaskus, Kairo, Konya, Iran, bahkan hingga ke wilayah Nusantara (Indonesia). Situasi ini berlangsung cukup lama, diperparah dengan sulitnya mengidentifikasi anak-anak korban karena banyak dari mereka tertimpa reruntuhan bangunan yang berat.
Dampak lainnya adalah terjadinya dualitas subjek ilmu pengetahuan, sesuatu yang sebelumnya belum dikenal secara tajam. Terjadi pemisahan yang semakin jelas antara ilmu umum/sekolah dan ilmu keagamaan/spiritual. Salah satu disiplin yang berkembang paling cepat pada masa ini adalah studi syariah. Banyak pengungsi dari Iran yang lebih memilih menoleh ke Dinasti Mamluk di Kairo dan Damaskus sebagai pusat keilmuan baru. Madrasah, rumah sakit (bīmāristān), serta jaringan ulama fiqh dan hadis kembali hidup dan ramai. Banyak tradisi keilmuan seperti filologi, fiqh, dan hadis yang terselamatkan berkat relokasi para cendekiawan.
Baca juga : Belajar Dari Baitul Hikmah: Pra Hulagu Khan
Pada periode pasca keruntuhan Bagdad, jarang ditemukan ulama atau ilmuwan yang menulis atau menerbitkan karya-karya ilmiah orisinal.
Sistem baru yang terbentuk belum kondusif untuk itu. Yang lebih banyak muncul adalah para penulis komentar (syarh dan hawashi) terhadap naskah-naskah klasik. Buku-buku legendaris hasil penelitian atau kontemplasi mendalam semakin jarang ditemukan.
Baca juga : Peran Khalifah Al-Ma’mun dalam Mengembangkan Sains
Demikian pula dengan temuan-temuan dalam sains dan IPTEK, yang mengalami stagnasi karena para ilmuwan masih trauma terhadap tragedi pembantaian oleh pasukan Hulagu Khan.
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Minggu, 12 Oktober 2025 dengan judul "Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (58), Belajar Dari Baitul Hikmah: Pasca Hulagu Khan"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.