Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Salah seorang mualaf Jepang, Prof. Dr. Satomi, mengungkapkan alasan dirinya memeluk agama Islam. Ia merasakan bahwa tradisi Islam yang dialaminya selama studi di Indonesia tidak jauh berbeda dengan tradisi keagamaan yang pernah ia rasakan di negaranya, Jepang.
Pendapat serupa juga pernah disampaikan Prof. Dr. Zainal Abidin ketika ia studi di Jepang. Esensi kesamaan budaya antara kedua negara membuat hubungan keduanya terasa lebih akrab. Ambisi terbaru pemerintah dan masyarakat Jepang adalah menjadikan Jepang sebagai negara destinasi halal terbaik di kawasan Asia. Di kota-kota besar Jepang, sangat mudah bagi warga Muslim menemukan makanan halal.
Baca juga : Harapan Dunia Terhadap Indonesia: Thailand
Jepang merupakan negara maju yang populasi Muslimnya belum begitu besar, sebagaimana halnya di negara-negara Barat. Namun jika dibandingkan dengan agama-agama minoritas lainnya, Islam tercatat mengalami perkembangan paling pesat.
Perkembangan ini dapat dilihat dari pertumbuhan jumlah penduduk Muslim, peningkatan jumlah masjid dan musala, serta meningkatnya aktivitas keislaman. Hal yang menggembirakan adalah semakin bertambahnya penduduk asli Jepang yang menjadi mualaf.
Baca juga : Harapan Dunia terhadap Indonesia: Madagaskar
Belum ada statistik resmi mengenai jumlah populasi Muslim di Jepang, namun informasi dari berbagai lembaga keislaman menunjukkan angka sekitar 200 ribu orang.
Mereka didominasi para pendatang, terutama mahasiswa, tenaga ahli, dan imigran pekerja dari negara-negara Muslim seperti Turki, negara-negara Arab, kawasan Melayu, dan Indonesia.
Baca juga : Harapan Dunia terhadap Indonesia: Serbia
Statistik resmi Jepang mencatat bahwa penganut agama Buddha dan Shinto mendominasi sekitar 80% dari total penduduk, dan sisanya adalah agama-agama minoritas seperti Kristen, Islam, dan lainnya. Umat Islam umumnya terkonsentrasi di sejumlah kota besar seperti Hiroshima, Kyoto, Nagoya, Osaka, dan Tokyo.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.