BREAKING NEWS
 

Memahami Simbol-Simbol Haji (5)

Ka’bah Adalah Makhluk Surga

Sabtu, 9 Mei 2026 06:15 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Ka’bah adalah “makhluk surga” yang diutus untuk menjemput anak manusia di bumi penderitaan kembali menuju surga kenikmatan. Ka’bah juga berfungsi menenangkan kembali hati dan pikiran Adam dan Hawa beserta anak cucunya. Yang lebih penting lagi, Ka’bah mendekatkan kembali manusia setelah berjarak dari Tuhannya.

Tidak ada penderitaan yang lebih pedih selain seorang hamba merasa jauh dari Tuhannya. Itulah sebabnya Allah SWT. menurunkan sebuah ayat dalam rangkaian drama kosmik di dalam Surah al-A‘raf berikut ini:

“Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.”
(QS Al-A‘raf/7:26)

Jalan penyelamatan setelah tersesat akibat pelanggaran adalah menutupi aurat sebagai simbol dosa dan kelemahan manusia. Penutup aurat yang sekaligus dilengkapi dengan perhiasan dan aksesori itu adalah pakaian ketakwaan (libās al-taqwā). Pakaian ketakwaan inilah yang mampu menutupi kelemahan dan dosa kita sebagai manusia.

Baca juga : Ka’bah

Ingat kembali ketika kita mandi ihram sebelum menunaikan ibadah haji. Kita menanggalkan seluruh pakaian, lalu membersihkan diri dengan mandi sunah ihram. Setelah itu, kita mengenakan pakaian khusus yang membalut tubuh kita.

Selembar kain ihram putih tanpa jahitan sekaligus mengingatkan kita pada kain kafan di liang lahat. Tidak ada sesuatu pun yang menyertai kita selain lembaran kain itu.

Adsense

Tidak ada atribut, tanda pangkat, ataupun jabatan. Tidak ada pula berbagai jenis harta kekayaan yang kita miliki. Namun, pakaian ketakwaan tidak akan hancur bersama hancurnya tubuh. Pakaian itulah yang akan menyertai dan membela kita sepanjang kehidupan akhirat kelak.

Pelajaran berharga yang dapat dipetik dari drama kosmik ini adalah bahwa kita tidak boleh jatuh ke dalam lubang yang sama. Al-Qur’an juga menegaskan hal tersebut:

Baca juga : Makna Kejatuhan Adam-Hawa Ke Bumi

“Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga; ia menanggalkan pakaian keduanya untuk memperlihatkan aurat mereka. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman.”
(QS Al-A‘raf/7:27)

Peringatan Allah SWT di atas akan sangat terasa ketika kita berada dalam rangkaian ibadah haji. Secara psikologis, kita seakan berada di alam yang lain. Kita mungkin dapat bepergian ke tempat-tempat istimewa di seluruh penjuru dunia, bahkan ke luar angkasa sekalipun, tetapi kita tidak akan pernah merasakan pengalaman batin seperti ketika menunaikan ibadah haji. Sebab, ibadah haji merupakan miniatur perjalanan kosmik. Kita seolah menjadi aktor dan aktris di dalam drama kosmik tersebut.

Perjalanan ibadah haji bagaikan napak tilas siklus perjalanan kosmik. Kita seakan menjadi pemeran utama dalam drama besar itu. Yang paling penting, kita merasakan seolah sedang melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman rohani kita di surga—tempat nenek moyang manusia, Adam dan Hawa, pertama kali diciptakan.

Tempat para nabi dan para kekasih Tuhan berada. Bahkan, kita merasa menjadi bagian dari para kekasih Tuhan yang diundang secara khusus ke rumah-Nya, Baitullah, rumah pembebasan (Bait al-‘Atiq). Subhanallah! 

Baca juga : Drama Kosmos

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Sabtu, 9 Mei 2026 dengan judul "Memahami Simbol-Simbol Haji (5) Ka’bah Adalah Makhluk Surga"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense