Dark/Light Mode

Pariwisata Tumbuh Positif, Kunjungan Wisman Dan Wisnus Meroket

Minggu, 12 April 2026 07:15 WIB
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana. (Foto: Instagram @widi.wardhana)
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana. (Foto: Instagram @widi.wardhana)

RM.id  Rakyat Merdeka - Di tengah tekanan ekonomi global dan dinamika mobilitas masyarakat, sektor pariwisata Indonesia menunjukkan ketahanan yang kian solid.

Kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan tetap tingginya perjalanan wisatawan Nusantara (wisnus) menjadi sinyal bahwa pemulihan sektor ini bergerak ke arah yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, sektor pariwisata Indonesia tetap menunjukkan tren positif di tengah berbagai tantangan global dan tekanan ekonomi.

“Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan perjalanan wisatawan Nusantara meningkat,” ujar Widiyanti dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/4/2026).

Dia memastikan, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus memperkuat berbagai kebijakan dan program agar pertumbuhan sektor ini tidak hanya dilihat dari jumlah kunjungan, tetapi juga dari kualitas, keberlanjutan, serta dampak ekonominya bagi masyarakat.

Baca juga : Harga BBM Subsidi Tak Naik, Daya Beli Dijaga

Pada Februari 2026, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 1,16 juta kunjungan, meningkat 13,37 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara kumulatif Januari– Februari 2026, jumlahnya mencapai 2,35 juta kunjungan atau tumbuh 7,77 persen. Malaysia masih menjadi penyumbang wisatawan terbesar, diikuti China, Singapura, Australia dan Timor Leste.

Sementara, perjalanan wisatawan Nusantara pada Februari 2026 tercatat 91,14 juta perjalanan, naik 0,70 persen diban- dingkan Februari 2025. Secara kumulatif dua bulan pertama tahun ini, jumlah perjalanan wisatawan Nusantara mencapai 193,17 juta.

Memasuki Maret, pergerakan wisatawan domestik kembali meningkat seiring momentum libur panjang Nyepi dan Lebaran. Selama periode 13–29 Maret 2026, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat pergerakan menuju 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dan 3 Destinasi Regeneratif mencapai 12,77 juta perjalanan, tumbuh 18,80 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut Widiyanti, momentum libur nasional menjadi pendorong penting aktivitas wisata sekaligus memberikan dampak ekonomi signifikan. Khususnya, bagi pelaku usaha pariwisata dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di berbagai daerah.

Baca juga : Bersilaturahim dengan Tumbuh-Tumbuhan

Jumlah perjalanan wisatawan nasional ke luar negeri pada Februari 2026 tercatat 701.070 perjalanan, menurun 7,64 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Data tersebut menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia masih lebih tinggi dibandingkan perjalanan warga Indonesia ke luar negeri.

Pada Februari 2026 tercatat surplus 0,46 juta, sedangkan secara kumulatif Januari–Februari mencapai 0,64 juta, yang turut mendukung devisa pariwisata nasional.

Untuk menjaga momentum ini, Kemenpar melakukan peninjauan di lebih dari 170 titik destinasi wisata di berbagai wilayah Indonesia. Hal ini untuk memastikan kesiapan layanan, keamanan dan kenyamanan wisatawan.

Program Karisma Event Nusantara (KEN) tetap menjadi salah satu strategi utama untuk mendorong mobilitas wisatawan. Sepanjang 2026, program ini mendukung 125 event daerah di 38 provinsi, dengan lima event telah terselenggara hingga 1 April 2026.

Baca juga : Berguru Dari Pohon

Selain itu, promosi internasional juga diperkuat melalui partisipasi dalam tiga pameran internasional, tujuh sales mission dan dua business matching sepanjang Maret 2026, dengan potensi devisa mencapai Rp 17,2 triliun.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menambahkan, Pemerintah akan terus memperkuat manajemen krisis pariwisata. Termasuk pemantauan rute penerbangan internasional dan penyesuaian strategi pro- mosi pada pasar yang relatif stabil, seperti Asia Timur, Asia Tenggara dan Asia Selatan.

Mantan jurnalis itu optimistis, dengan kolaborasi yang kuat antara Pemerintah, pelaku industri dan masyarakat, pariwisata Indonesia akan terus tumbuh. Memberikan kontribusi yang semakin besar bagi perekonomian nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.