BREAKING NEWS
 

Trend Islam Di AS (22)

Benarkah AS Negara Sekularisme?

Minggu, 5 Mei 2019 07:25 WIB
Nasaruddin Umar
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Di salah satu halamannya terdapat sebuah tulisan ”In God We Trust” yang bisa dimaknai dengan ”dengan Tuhan kami percaya”. Jika dipadankan dengan ajaran Islam kalimat itu mirip dengan simbol ”Bismillah Al-Rahman Al-Rahim” (Dengan nama Allah Yang maha Pengasih lagi maha Penyayang”.

Saya kira mata uang dunia paling religius dilihat dari segi ini ialah mata uang Dollar AS. Saya belum pernah menulis mata uang lain melibatkan nama Tuhan di dalam mata uang.

Walau di negara-negara muslim sekalipun. Apa arti In God We Trust? Banyak makna dari kalimat ini, tergantung dari perspektif mana kita melihatnya.

Baca juga : Populasi Muslim Di AS

Kalangan pendeta dan pastor tentu menganggap itu sebagai bukti AS tidak bisa dikatakan negara sekuler yang tidak mengenal agama.

Justru mata uang, sebuah lembaran paling sering digenggap seluruh rakyat AS adalah mata uang yang di dalamnya selalu ada peringatan bahwa perjalanan hidup ini tidak bisa dipisahkan dengan direction Tuhan. Ke manapun, di manapun, dan kapan pun hidup ini selalu harus berada di dalam bimbingan Tuhan.

Uang sebagai kekuatan yang dapat mengadakan sesuatu yang tidak ada, menjatuhkan yang tegar, menegakkan yang loyo, menghancurkan yang sudah mapan dan membangun kembali sesuatu yang sudah hancur.

Baca juga : Islam & AS: Overlapped

Pernahkah kita memperhatikan secara cermat lambang AS? Di dalam garis-garis lingkaran bundar terdapat gambar elang membentangkan kedua sayapnya sambil menggigit sebuah pita bertuliskan E Pluribus Unum.

Kata ini menjadi motto AS berasal dari bahasa Latin berarti; Bukan banyak, tetapi satu (Out of many, one), Satu berasal dari yang banyak (one from many).

Dari yang banyak menjadi satu”. Kalimat ini terinspirasi dari 10 fragmen Heraclitus: Dari yang satu terjadi segala sesuatu, dan segala sesuatu itu berasal dari yang satu (The one is made up of all things, and all things issue from the one).

Baca juga : Obama, Islam, Dan Kesetaraan Gender

Kalimat tersebut mengingatkan kita kepada doktrin tauhid dalam Islam bahwa yang banyak ini berasal dan akan kembali kepada Yang Maha Esa. ***

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense